Ricuh Demo Mahasiswa dan Emak-emak di DPR

Berita
Massa mahasiswa pendukung Revisi UU KPK di Gedung DPR RI (pos kota)
Massa mahasiswa pendukung Revisi UU KPK di Gedung DPR RI (pos kota)
Bagikan:

Berita dotclick, JAKARTA –  Aksi gelombang penolakan dan mendukung Undang-undang Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) berlangsung ricuh di DPR RI. Dua aksi masa yang berlangsung bersamaan yang membawa tuntutan masing-masing mengepung gedung DPR RI Jumat (20/9).

Dihimpun dari sejumlah sumber, aksi bersama yang saling berdekatan ini beberapa kali terlihat saling adu mulut. Massa Barisan Emak-emak Militan ini tidak menerima dengan orasi yang dilakukan mahasiswa dari Aliansi Gabungan Mahasiswa, antara lain dari Universitas Bung Karno, Universitas Empu Tantular, Universitas Borobudur dan Universitas Islam Jakarta.

BACA  Puluhan Mahasiswa Aksi Demo di UNG

Sementara dari pantauan, massa emak-emak ini menuding para mahasiswa ini dibayar untuk menggelar aksi unjuk rasa. Karena, mahasiswa ini mendesak untuk segera dilakukan pelantikan terhadap pimpinan KPK terpilih.Terpantau, massa emak-emak ini mengeluarkan uang pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu dan Rp20 ribu dan melambai-lambaikan ke arah mahasiswa yang mereka tuding sebagai massa bayaran.

BACA  Mahasiswa Morowali Bakar Ban, Demo Pemadaman Bergilir di Bungku

“Bayaran, bayaran, bayaran, mahasiswa bayaran,” ujar massa Barisan Emak-emak Militan yang dikawal dikawal oleh laskar Front Pembela Islam (FPI).

Kondisi ini tak membuat kalangan mahasiswa terpancing, bahkan melalui pengeras suara, orator yang sedang berbicara meminta agar massa Aliansi Gabungan Mahasiswa tetap tenang dan tidak meladeni cibiran dari emak-emak. “Biarkan saja, Jangan terpancing. Kita fokus pada tuntutan agar DPR segera melantik pimpinan KPK terpilih, orang-orang bersih yang berintegrasi,” paparnya.

BACA  Emak-emak di Poso Demo, Gara-gara RSUD Poso Tak Miliki Dokter Kandungan

Namun karena aksi adu mulut ini tak digubris, akhirnya berlanjut dengan aksi saling lempar botol air mineral. Untunya kejadian ini tidak berlangsung lama setelah petugas melakukan pengamanan. Dan dari Laskar FPI kembali menjaga agar emak-emak ini tidak lagi mendekati massa mahasiswa.(*BC/AM)

Tag: , , ,
Next Post

Qatar Disorot Tak Bayar Upah Pekerja

DOHA – Sebagai tuan rumah piala Dunia 2022, Qatar menjadi incaran pekerja migran yang datang dari berbagai negara diantaranya dari Indonesia. Namun ditengah negara ini membenahi infra strukturnya guna menyongsong inven dunia ini, tercoreng dengan hasil investigasi amnesty internasional. Yang mengungkapkan adanya ratusan pekerja migran di Qatar tidak mendapat upah […]
Doha Qatar /Net