Warga Poso yang Hilang Sejak Pekan Lalu Ditemukan Tewas

Azis
Mayat pria asal Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, yang dikabarkan hilang ditemukan dalam keadaan tewas. (FOTO: BASARNAS)
Mayat pria asal Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, yang dikabarkan hilang ditemukan dalam keadaan tewas. (FOTO: BASARNAS)
Bagikan:

POSO – Warga Desa Pendolo Kecamatan Pamona Selatan yang sudah sepekan hilang saat pergi ke sawah, akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas.

Pria yang bernama Matius Tangkebau alias Kaluru alias Papa Iwan ditemukan oleh Saudo warga Pandayaro, Senin(23/9) sekitar pukul 09.00 wita di lokasi Balamba Desa Pendolo Kecamatan Pamona Selatan.

Dihimpun dari sejumlah mengungkapkan penemuan jasad korban berawal ketika saksi S(55) hendak mengecek tanaman pohon uru atau cempaka yang ditanam di lahan kosong di lokasi Balamba Desa Pendolo.

Dalam perjalanan, ketika mendekati lokasi yang dituju tiba-tiba saksi melihat ada mayat di pinggiran sungai kecil dalam posisi terbaring dan kaki terendam di air.

BACA  Warga Ancam Lapor Kejati, Jika Proyek Air Bersih Desa Meko Tak Mengalir

Sontak pemandangan ini membuatnya kaget. dan langsung berlari menuju ke rumah Ketua RT dan juga menghubungi aparat kepolisian setempat.

Mendapat kabar tersebut, aparat kepolisian segera menuju ke lokasi penemuan mayat bersama dengan unsur pemerintah Desa Pandayora dan personel Koramil Pendolo.

Kemudian dari medis dari Puskesmas Pendolo serta masyarakat setempat untuk mengevakuasi mayat guna dibawa ke Puskesmas Pendolo.

Sekira pukul 10.55 Wita pihak medis melakukan visum luar untuk mengetahui penyebab kematian dengan kesimpulan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Penyebab kematian karena kelelahan dan kelaparan dengan limit waktu meninggal diperkirakan sudah selang 1×24 jam. Selanjutnya mayat dibawa ke rumah duka di Desa Pendolo,” ungkap Kepala Basarnas Palu kepada sejumlah media, seperti dilansir Sultengterkini kemarin (24/9).

BACA  Kementerian PUPR Bangun Rusun Santri di Poso

Adapun seperti diberikan sebelumnya, korban Matius sudah enam hari hilang di lokasi sawah Balancupi Desa Pendolo.

Pihak Basarnas Palu menerima informasi hilangnya korban pada Ahad (22/9/19) sore sekira pukul 17.00 Wita dari Adiansyah, Komandan Pos SAR Kabupaten Parigi Moutong.

Peristiwa hilangnya korban itu terjadi pada Rabu (18/9/2019) pukul 10.00 Wita, sementara tim Basarnas berangkat ke lokasi Ahad (22/9/19) pukul 17.20 Wita.

Basrano menambahkan, pada Rabu (18/9/19) sekira pukul 10.00 Wita, korban bersama istrinya Seti Posa alias Mama Iwan berangkat menuju sawahnya yang berada di Bulancupi untuk memasukkan air di sawah karena kering akibat musim kemarau.

BACA  Polda Benarkan Petani Coklat di Poso Diculik KSB

Sesampai di sawah, istri korban meninggalkan korban di tempat saluran air dengan maksud memasak air panas untuk membuat kopi.

Setelah selesai membuat api dan memasak air Mama Iwan menuju ke tempat suaminya untuk mengantarkan pacul, dimana korban saat memasukkan air tidak membawa pacul.

Namun istri korban tidak melihat suaminya di tempat saluran air tersebut.Mengetahui kejadian tersebut Mama Iwan bersama seorang warga di sawah bernama Papa Bernat dibantu warga lainnya melakukan pencarian terhadap korban, namun tak ditemukan. (ST/Ram/BC-AM)

Tag: ,
Next Post

Bawa Sabu-sabu, Warga Kolaka Ditangkap di Morowali

BUNGKU–Sarmin Nur (32) diciduk jajaran kepolisian Polsek Bungku Selatan Kabupaten Morowali (21/9).Warga asal Kolaka Sulawesi Tenggara, di sebuah indekos Desa Laroenai, Kecamatan Bungku diduga terlibat kasus narkoba. BACA  Kapolda Rotasi Sejumlah Pejabat Polres Poso Dari Kapolsek Hingga Kasat
Aparat Polsek Bungku Selatan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah menangkap tersangka sabu-sabu asal Kolaka, Sulawesi Tenggara (tengah pakai topi). (Foto : Istimewa)