Yasonna Laoly Tinggalkan Dua Kebijakan Kontroversi

Azis
=Foto : Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (Foto : Indonesiainsaid)
=Foto : Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (Foto : Indonesiainsaid)
Bagikan:

JAKARTA – Yasonna Laoly menteri hukum dan hak asasi manusia (Menhumham) kabinet Jokowi-Jusuf Kalla yang menjabat sejak 2014 ternyata meninggalkan sejumlah kebijakan yang menuai kontroversi.

Dua diantaranya yang memantik demo mahasiswa besar-besaran di sejumlah daerah sejak 23 September lalu. meski kedua RUU itu ditunda pengesahannya oleh DPR RI, tapi Yasonna sempat menyatakan tidak akan membatalkan dan menyusun ulang.

Ia berdalih pembahasan RUU itu sudah terlalu panjang untuk diulang. “Kami ulang kembali ini… ah no way! Sampai lebaran kuda enggak akan jadi ini barang,” kata Yasonna di kantornya di Jakarta,(25/9/19)

Sementara itu pengunduran diri Yasonna Laoly dibenarkan Kepala Biro Hukum dan Humas Kemenkumham Bambang Wiyono.Menurutnya Yasonna resmi mundur sebagai menteri kabinet Jokowi-Jusuf Kalla pada 1 Oktober 2019.

“Ya betul mundur karena enggak boleh rangkap jabatan,” katanya seperti dlansir Tirto. Berdasarkan surat tertanggal 27 September, alasan Yasonna mundur karena terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Sumatera Utara 1 dan akan dilantik pada 1 Oktober mendatang.

Sebab, tulis Yasonna, sesuai dengan Pasal 23 UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, menteri dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya. (Tirto/BC-AM)

Tag: ,
Next Post

Gereja Solagratia Manado Ludes Terbakar

Kapolresta Penyebab Diduga Arus Pendek MANADO — Dugaan sementara arus pendek, penyebab kebakaran Gedung Gereja, pastori satu dan dua Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Solagratia Kayuwatu Kairagi II
Suasana Gedung gereja Solagratia Kaiwatu saat kebakaran. (foto: Sindomanado)