Selain Minta Maaf Kapolda Sulteng Perintahkan Proses Hukum Polisi Perampas Kamera Jurnalis

Azis
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto. (foto: STerkini)
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto. (foto: STerkini)
Bagikan:

PALU – Kasus penghapusan hasil liputan Rian Saputra, jurnalis TVRI Sulteng oleh oknum polisi saat aksi demo aliansi mahasiswa Kota Palu Rabu (25/9/19).
Langsung direspon Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto. “Kami sangat prihatin dan atas nama Polda Sulteng memohon maaf, baik kepada pribadi jurnalis bersangkutan, kepada TVRI Sulteng maupun kepada lembaga para jurnalis, AJI/IJTI/PWI atas sikap dan perilaku oknum Briptu J (Jumardi), sehingga menghambat tugas-tugas jurnalis,” kata Kapolda Lukman Wahyu melalui Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto kepada media seperti dilansir Sultengterkini(30/9/19).

BACA  Kapolda Sulteng Sebut Sesuai Laporan Densus DPO MIT Poso Tersisa 1 Orang

Menurutnya , Kapolda Sulteng juga sudah memerintahkan Kabid Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk segera memeriksa oknum Briptu Jumardi pada Sabtu (28/9/2019) saat coffee morning bersama para pejabat utama polda lainnya. Sementara itu, Rian selaku korban pada Senin (30/9) hari ini juga dipanggil dan diperiksa petugas Bidang Propam.

BACA  Mantan Kapolda Sulteng, Jabat Kapolri

Didik menegaskan, untuk mencegah agar kasus tidak terulang kembali, Polda Sulteng telah mengeluarkan Surat Telegram yang berisi tiga imbauan kepada seluruh jajarannya. (ST/BC-AM)

Tag: ,
Next Post

Lima Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Gudang SMP Morut

KOLONODALE – Lima orang terduga teroris ditangkap Densus 88 di gudang SMP Desa Bahonsuai Kabupaten Morowali Utara. Saat menciduk para terduga teroris (29/9), BACA  Kapolda Sulteng Ungkap, Ada Prostitusi dan Narkoba di Tambang Dongi-Dongi
Lokasi penyergapan terduga teroris di Morowali Utara, Sulteng/(Foto: Dtc)