Sabu Asal Sulteng Dikirim Lewat PO

Azis
Kapolsek Dungingi, Ipda Akmal ketika menunjukkan barang bukti paket narkoba yang sudah dibungkus plastik. (Foto: Istimewa)
Kapolsek Dungingi, Ipda Akmal ketika menunjukkan barang bukti paket narkoba yang sudah dibungkus plastik. (Foto: Istimewa)
Bagikan:

Pemilik Paket Masih Misterius

GORONTALO – Provinsi Gorontalo menjadi kawasan rawan pengedaran narkoba, hal ini dipicu karena akses transportasi jalur darat yang mempermudah barang haram tersebut mudah diakses dari provinsi terdekat.

Buktinya belum berselang beberapa hari jajaran Polda Gorontalo mengungkap kasus narkoba yang dikendalikan dari Lapas Manado Sulawesi Utara. Kini terungkap lagi kasus narkoba jenis sabu yang dikirim dalam bentuk paket dari Sulawesi tengah (Sulteng), Selasa (8/10/19).

Terkuaknya kasus ini berkat kesigapan jajaran Polsek Dungingi Kota Gorontalo yang berhasil mengamankan pengiriman paket sabu di sebuah PO antar Provinsi di terminal Dungingi Kota Gorontalo.

BACA  Kebakaran Pasar Dungingi, Enam Kios Ludes

Saat berita ini dilansir, satu paket sabu yang dikemas dalam plastik klip kecil telah diamankan Polsek Dungingi. Polisi masih menelusuri jejak pemilik paket sabu tersebut. Termasuk jumlah maupun berat sabu masih akan dilakukan penimbangan.

Dari informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, penangkapan paket sabu tersebut dilakukan pada operasi rutin yang dilaksanakan Polsek Dungingi.

Saat itu, Anggota Polsek Dungingi, Bripka Anwar Yasin, bersama Kanit Sabhara Polsek Dungingi, Aipda Rubianto Damilu, menyambangi terminal Dungingi dan mendapati sebuah paket mencurigakan.

BACA  Narkoba di Gorontalo Dikendalikan dari Lapas Manado

Paket sabu asal Sulteng tersebut dicurigai karena sudah beberapa hari berada di pangkalan
Perusahan Otobus (PO), tetapi belum juga diambil pemiliknya. Pada kemasan paket seukuran dos air mineral itu tertulis Ibu Nadia di Gorontalo.

“Di depan dos hanya tertera Ibu Nadia di Gorontalo tanpa disertai alamat yang jelas,” ujar Kapolsek Dungingi, Ipda Moh.Atmal Fauzi saat dikonfirmasi seperti dilansir gopos.id.

BACA  Jaringan Narkoba Sulteng, Ditangkap di Pohuwato

Anggota Polsek Dungingi lalu meminta izin pihak PO untuk melakukan pembongkaran terhadap dos yang mencurigakan. Pembongkaran yang dipimpin Kapolsek Dungingi itu menemukan sejumlah barang.

Antara lain beberapa buah gelas berisi air mineral, serta segenggam plastik sachet putih. “Saat plastik sachet dibuka di dalamnya terdapat satu paket berisi serbuk kristal, yang diduga kuat adalah narkoba jenis sabu,” kata Moh.Atmal Fauzi.

Saat ini, barang bukti narkoba sudah diamankan Polsek Dungingi untuk penyelidikan serta pengembangan lebih lanjut.(GP/BC-AM)

Tag: , ,
Next Post

Kasus Korupsi SPPD Fiktif, Dijamin Sekda, Kadis Transmigrasi Batal Ditahan

TOLITOLI – Kepala Dinas Transmigrasi kabupaten Tolitoli, Jumadil Sikoti (JS) akhirnya ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli (8/10/19). BACA  Narkoba di Gorontalo Dikendalikan dari Lapas Manado
Ilustrasi (Foto: Google)