Tersangkut Korupsi Staf Ahli Bupati Poso Masuk Penjara

Azis
Mantan Kadis Satpol PP dan Damkar Kabupaten Poso inisial SA saat dilakukan penahanan oleh Kejaksaan Negerio Poso. Foto: (kpr-Edy)
Mantan Kadis Satpol PP dan Damkar Kabupaten Poso inisial SA saat dilakukan penahanan oleh Kejaksaan Negerio Poso. Foto: (kpr-Edy)
Bagikan:

PALU – Mantan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Poso inisial SA, akhirnya ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso, kemarin (15/10).

SA yang kini menjabat Staf Ahli Bupati Poso dijebloskan ke terali besi terkait kasus dugaan penyimpangan dana di Dinas Satpol PP dan Damkar Poso tahun anggaran 2017 sebesar Rp 1 miliar lebih dari total anggaran Rp 10 miliar lebih.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Poso, Farid Gunawan, melalui Kepala Seksi Intel, Eko Nugroho, kemarin saat dikonfrimasi. “Benar kami telah melakukan penahanan kepada tersangka SA, mantan Kadis Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Poso.

BACA  Kajati Sulut Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Penggunaan Biaya Operasional BRI Unit Ulu Siau

Penahanan tersebut dilakukan oleh penyidik selama 20 hari pertama. Tersangka saat ini dititip di rumah tahanan Poso. Dan nantinya akan dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Palu,” ungkapnya.

Kasi Intel menjelaskan, penahanan tersangka adalah sepenuhnya wewenang penyidik. Ada tiga hal yang mendasari penahan itu di antaranya, tersangka dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya atau tidak kooperatif kepada penyidik. “Tersangka SA juga selama ini kurang kooperatif sebab beberapa kali dipanggil penyidik tidak memenuhi panggilan,” bebernya.

BACA  Tahan Kades Pada, Kecabjari Tentena Poso Sita Avanza

Seperti diberitakan sebelumnya, SA ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejari Poso pada 22 Juli 2019 atas dugaan penyelewengan atau penyimpangan atas pengelolaan keuangan pada Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Poso tahun anggaran 2017 saat tersangka menjabat kepala dinas di instansi itu.

BACA  Oknum Kades Bakekau Dilapor GERANSI Sulteng Ke Kejari Poso

Sementara itu, SA dikutif dari kumparan, Ia mengaku terkait hasil TPTGR dana yang dituduhkan penyidik, pihaknya telah mengembalikannya. Tinggal seorang bawahannya yang belum mengembalikan dana sebesar Rp 15 juta.

“Kalau soal dana TPTGR saya sudah mengembalikannya. Tinggal satu staf saya yang belum mengembalikan senilai Rp 15 juta,” ujar SA di sela-sela dirinya digelandang ke Rumah Tahanan Poso. SA saat itu didampingi penasihat hukumnya, Moh. Taufik.(kpr/BC-AM)

Tag: , ,
Next Post

Jaringan Narkoba Sulteng, Ditangkap di Pohuwato

GORONTALO – Apes dialami warga Desa Marisa Utara bernisial AW (36), Ia diciduk Satuan Narkoba, Polres Pohuwato, Selasa (15/10/19) dinihari kemarin. BACA  Terseret Dana Pungutan Komite, Kepsek SMAN 1 Poso Masuk Bui
Warga Desa Marisa Utara bernisial AW (36), saat ditangkap oleh Satuan Narkoba, Polres Pohuwato, Selasa (15/10/19) dinihari. (Foto istimewa)