Wow 70 Persen Siswa Muslim Buta Baca Tulis Alquran

Azis
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo tentang penyampaian tiga Ranperda usul inisiatif DPRD Provinsi Gorontalo ke Gubernur Gorontalo.(humas)
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo tentang penyampaian tiga Ranperda usul inisiatif DPRD Provinsi Gorontalo ke Gubernur Gorontalo.(humas)
Bagikan:

GORONTALO – Memprihatinkan, jumlah siswa muslim yang buta baca tulis Alquran di Gorontalo masih cukup tinggi.

Angkanya justru mencapai 70 persen dari keseluruhan siswa muslim. Informasi ini terungkap saat sidang paripurna DPRD Provinsi Gorontalo tentang penyampaian tiga Ranperda usul inisiatif DPRD Provinsi Gorontalo ke Gubernur Gorontalo, (15/10/19).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Gorontalo, Adnan Entengo mengungkapkan, tingginya angka siswa muslim yang belum bisa membaca dan menulis Alquran ini diperoleh dari hasil penelitian kalangan pemerhati pendidikan.

Khususnya pemerhati pendidikan Islam. Penelitian dilakukan pada sekolah-sekolah umum yang ada di Provinsi Gorontalo.“Hasil penelitian tersebut menjadi sebuah keprihatinan bagi jajaran DPRD Provinsi Gorontalo, mengingat falsafah daerah kita yang menjunjung tinggi Kitabullah (Alquran),” ujarnya.

Sehingga itu menurutnya menindaklanjuti fenomena tingginya siswa yang buta baca tulis Alquran, Bapemperda DPRD Provinsi Gorontalo menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan Alquran. Ranperda ini nantinya akan menjadi payung hukum atas penyelenggaraan pendidikan Alquran.

Landasan hukum tersebut tak hanya berlaku pada jenjang pendidikan formal. Ketentuan serupa juga akan menaungi penyelenggaran pendidikan Alquran di Tempat Pengajian Alquran (TPA/TPQ) di Provinsi Gorontalo.“Kita berupaya agar Perda ini bisa menaungi pendidikan Alquran di sekolah maupun di TPA/TPQ.

Termasuk di dalamnya pendidikan bagi siswa nonmuslim akan kita bahas bersama,” ungkap Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ditambahkannya, hakikat utama yang melatarbelakangi lahirnya Ranperda Pendidikan Alquran adalah untuk melindungi karakter generasi muda di Gorontalo. Apalagi arus di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi dewasa ini.

“Kita menginginkan generasi Gorontalo yang akan datang adalah generasi yang berkarakter, memegang teguh nilai-nilai religius, adat istiadat dan budaya Gorontalo,” tandasnya. (gps/BC-Am)

Tag: , ,
Next Post

Pelaku Penimbunan BBM Premium Diringkus

GORONTALO – Polres Gorontalo Kota mengamankan pelaku penimbunan BBM jenis Premium di wilayah Kota Gorontalo.
Polisi menyita puluhan gelon hasil dari penimbunan BBM jenis Premium di Kota Gorontalo.(Foto:Istimewa)