DD Sibea Dibidik Kejari Tolitoli Bangun Tribun Rp 600 Juta Mandek

Azis
bangunan tribun di desa Sibea yang belum tuntas(Jurnal)
Bagikan:

TOLITOLI–Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Sibea, Kecamatan Lampasio, Tahun Anggaran 2018.Kini dibidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli.

Yakni dengan melakukan penyelidikan (Lidik) terkait adanya beberapa kegiatan salah satunya adalah pembangunan Tribun, yang sampai saat ini belum selesai.

Padahal, realisasi anggaran sudah dilaksanakan selama dua tahun, yakni sejak 2018 sampai 2019 dengan total anggaran Rp 600 juta lebih.

Kasi Pidsus Kejari Tolitoli, Rustam Efendi, SH, membenarkan bahwa saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Sibea.

BACA  Cair 40 Persen Dana Desa, Mendes PDTT Tegaskan Wajib Padat Karya

“Masih sementara pemeriksaan saksi-saksi. Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, terkait adanya beberapa kegiatan salah satunya adalah pembangunan Tribun, yang sampai saat ini belum selesai.

Sementara sudah dianggarkan selama dua tahun,” kata Rustam dikutip JurnalNews (5/11/19).

Selain pembangunan Tribun kata Rustam, masyarakat juga menyampaikan laporan lainnya yakni terkait penggunaan dana Bumdes yang disinyalir bermasalah.

BACA  Warga Nalu Tolitoli Ditangkap Narkoba di Penginapan

“Termasuk penggunaan dana Bumdes yang dilaporkan masyarakat yang diduga juga bermasalah. Karena adanya laporan masyarakat itulah penyidik mengundang sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sibea, Isran Arsite Jalali yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya sudah pernah dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Tolitoli.

“Iya, saya sudah pernah diundang jaksa untuk memberikan keterangan,” ujar Isran yang dihubungi terpisah,

BACA  Bersama Masyarakat Satgas TMMD ke-10 Pacuh Pembangunan Fisik

Diakuinya terkait pembangunan Tribun yang belum selesai dikerjakan, karena pembangunan tersebut dilaksanakan dua tahap, sesuai dengan anggarannya yakni tahun 2018 dan 2019.

“Anggaran untuk tahun 2019 ini belum cair sehingga pekerjaan tersebut juga belum selesai. Memang dianggarkan sejak 2018. Namun untuk tahun 2019 ini belum cair, sehingga pekerjaannya juga belum berlanjut,” bebernya. (JS/BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Sekkab Yakinkan Tak Kompromi Jika Terbukti Selingkuh Non Job

POSO-Dugaan selingkuh oknum pelayan gereja dengan pejabat Pemkab Poso, langsung disikapi Sinode dengan memberikan sanksi  kepada yang bersangkutan. Namun lain halnya dengan oknum pejabat Pemkab Poso hingga kini belum ada tindakan tegas dari  atasannya yakni Bupati Poso Darmin A Sigilipu. Oknum yang bernisial AS alias Armol masih melaksanakan aktivitasnya seperti […]