Polwan Gorontalo Kena Razia

Azis
Anggota Polwan Polda gorontalo yang terjaring razia disiplin (foto polda Gorontalo)
Bagikan:

GORONTALO –Ternyata penegakan disiplin tidak hanya diterapkan kepolisian kepada masyarakat.

Namun di internal Polda Gorontalo pun setiap personil harus berlaku disiplin. Untuk itu Bid Propam Polda Gorontalo melakukan razia terhadap personil Polisi Wanita (Polwan), kemarin (5/11/19).

Seperti dilansir Hulondalo.Id, Razia penegakan disiplin ini pemeriksaan meliputi penampilan personil Polwan, terlebih untuk ukuran rambut Polwan.

BACA  Viral Polwan Berani Ancam Pak Polisi!

“Karena sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri bahwa anggota Polwan wajib rambutnya 2 cm di bawah kerah,” ucap AKBP Eko Irianto, S.IK melalui Bripka Shinta Kaunang.

Kemudian satu persatu tampilan sikap para srikandi Polri, termasuk mengecek Kartu Tanda Anggota (KTA) dan lain sebagainya.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa pelanggaran. Diantaranya potongan rambut yang panjang melebihi ketentuan, pemakaian perhiasan berlebih serta penggunaan jilbab yang tidak sesuai dengan aturan.

BACA  Polda Gorontalo Pecat Tiga Anggota, Satunya Bripka AYK Owner FX Family

Razia Polwan di internal personil Polda Gorontalo ini sebagai bentuk penegakan disiplin di lingkungan Polda Gorontalo. Sehingga mereka taat akan aturan

“Setelah dibuka jilbab-nya, ternyata ada rambut yang panjang lebih dari 2 cm di bawah kerah dan kami juga ingin memastikan tidak ada rambut yang dicat atau di semir selain warna hitam,” paparnya.

BACA  Polda Gorontalo Amankan 84 Pelaku Prostitusi dan Mucikari serta 10.592 Botol Miras

Dikatakannya untuk Polwan yang melanggar ketentuan dan aturan langsung diberikan sanksi agar ke depannya lebih tertib dan disiplin lagi.

“Kita menerapkan disiplin tidak hanya ke masyarakat. Namun ke personil di internal kita. Sehingga bisa menjadi contoh di masyarakat maupun di anggota lainnya,”tandasnya. (BC-AM)

Tag: , ,
Next Post

Gadis Siendeng, Ditembak Panah Wayer di Jalan Bali

GORONTALO – Pinkan Aprilia (17), warga Kelurahan Siendeng, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo menjadi korban aksi penembakan panah wayer. Peristiwa ini terjadi  di perempatan Jalan Bali dan Jalan Selayar, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, kemarin (5/11/19) pukul 23.00 wita. Dari informasi yang dihimpun,awal terjadinya penembakan panah wayer ketika […]