Dua Bulan di laut Filipina, Tujuh Nelayan Batudaa Tiba di Biak

Azis
Suasana evakuasi tujuh nelayan Gorontalo di pelabuhan Biak.(FB)
Bagikan:

GORONTALO –Tujuh nelayan Gorontalo yang hilang di perairan Papua sejak 13 September  lalu. Akhirnya ditemukan setelah hampir dua bulan terapung dilaut Filipina.

“Tim Basarnas bersama KKIG Biak berhasil mengevakuasi nelayan asal Gorontalo Desa Bilihu Batudaan pantai yang  hanyut dengan rumpon selama dua bulan terombang-ambing  dilaut. Alhamdulillah  mereka dalam keadaan sehat wal afiat,”ungkap Boby Otoluwa dalam statusnya di FB.

Ketujuh nelayan tersebut, yakni Simin Lahabu (44), Tamrin K Talib (47), Sarton Karim (44), Japar  Talin (37), Jupri Pago (20), ABD Najir Karim (21) serta Pandri Kayiu (21).

Nama-nama nelayan Batudaa yang dievakuasi KKIG dan Basanar.(FB)

Sementara itu dari informasi yang berhasil dihimpun tujuh nelayan asal Biluhu, Kabupaten  Gorontalo akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Filipina.

Ketujuh nelayan ini ditemukan oleh kapal ikan Filipina tiga hari yang lalu, dibenarkan Hongki Suleman  salah satu kerabat dari tujuh nelayan yang selamat.

“Alhamdulillah, kami atas nama kerabat dan
keluarga tentu merasa senang adanya kabar gembira bahwa tujuh keluarga kami yang hilang kini sudah ditemukan. Dari pihak keluarga yang di Sorong juga sempat memberitahukan informasi ini,” ucapnya.

Hongki mengatakan rencananya ketujuh nelayan itu akan bertolak dari Filipina menuju Indonesia dengan menggunakan kapal ikan  yang akan bersandar di pelabuhan Biak, Provinsi Papua.

“Ya memang keluarga kami sudah diberangkatkan melalui kapal ikan milik Negara Filipina menuju Indonesia. Kemungkinan akan tiba sore,” jelas Hongki.

Rencananya nelayan asal Kabupaten Gorontalo itu setelah tiba di Kabupaten Biak, langsung diberangkatkan menuju Gorontalo.

Sebelumnya tujuh nelayan ini hanyut bulan lalu saat mencari ikan di perairan Papua. Akibat tali rum-pon rakit mereka tumpangi putus, maka mereka sampai di terjang gelombang ketika cuaca buruk. (FB/BC-AM)

Tag: , , ,
Next Post

Pecah Kongsi Garuda-Sriwijaya Air Kemenhut Pelototi Kisruh penumpang

JAKARTA-Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto sebelumnya menginformasikan bahwa Sriwijaya Air tidak lagi tergabung dengan Garuda Indonesia Group. “Dengan berat hati, kami menginformasikan bahwa Sriwijaya melanjutkan bisnisnya sendiri,” kata Iwan Joeniarto dalam keterangan tertulis kemarin (7/11/19). Adanya pemberitahuan ini sekaligus menandai bahwa hubungan Sriwijaya Group dan Garuda Indonesia […]