Oknum Guru di Bolmong Dilaporkan Cabuli Muridnya

Azis
ilustrasi guru cabuli muridnya (GoR)
Bagikan:

KOTAMOBAGU – Oknum guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut). Harus berurusan dengan aparat kepolisian karena dilaporkan cabul oleh muridnya sendiri sebut saja Bunga.

Bagaimana kejadiannya, dari sejumlah sumber yang dihimpun mengungkapkan, sehingga LM (55) harus terseret dalam kasus ini. Kronologisnya sesuai hasil pemeriksaan terhadap bunga. Berawal ketika para murid dipanggil maju ke depan untuk membaca buku.

BACA  Polisi di Bolmong Gagalkan Peredaran Ratusan Liter Captikus ke Gorontalo

Setelah itu, mereka dibujuk menonton film kartun lewat HP (handphone) milik LM. Saat korban berada didekat pelaku, LM mulai melancarkan aksinya dengan meraba-raba alat vital korban.

Wakapolsek Lolak Iptu Arsad Gonibala menjelaskan, kasus pencabulan pelaku sudah dilaporkan ke polisi. “Laporannya sudah kita terima, sementara baru satu orang tua yang melapor,” kata Iptu Arsad Gonibala, Kemarin (14/11/19).

BACA  Anak di Bolmong, Diculik dan Dibuang ke Sungai Pelaku Ditangkap di Sulteng, Masih Tetangga Korban

Wakapolsek mengungkapkan pelaku kini sudah di tahan di Polsek Lolak.“Yang bersangkutan sudah ditahan, dikenakan Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Setelah kita interogasi, LM mengakui kesalahannya,” ujar Iptu Arsad Gonibala.

BACA  Warga Bolmong Desak Kapolda Sulut Tangkap Aktor Intelektual Tewasnya Warga Toruakat

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Renti Mokoginta, menyesalkan tindakan oknum guru tersebut. “Kami sangat menyesalkan apa yang dilakukan pelaku. Tindakan asusila itu, sangat merusak dunia pendidikan. Jelas, akan ada sanksi tegas,” pungkasnya.(Sindo/BC-AM)

Tag: , , ,
Next Post

Berebut Gadis Manado, Kakak Tega Bunuh Adik

MANADO – Cinta memang membutakan segala. Buktinya hanya karena gara-gara dibakar api cemburu, seorang kakak JT (46) warga Manado. Tega menghantam dengan batu adiknya sendiri Maxi Tumundo (40) warga Beringin, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara. Akibat peristiwa yang terjadi kemarin (13/11/19) dini hari, korban akhirnya tewas. Bagaimana kejadian tragis ini […]