Tak Ada Bantuan Pemda, Mahasiswa Morowali Ngamen di jalan

Azis
IKATAN Pelajar Mahasiswa Morowali Yogyakarta melakukan penggalangan dana untuk persiapan kegiatan Semarak HUT Morowali Yogyakarta dengan cara mengamen. FOTO: IST
Bagikan:

YOGYAKARTA– Miris Pemda Morowali sebagai daerah penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Sulawesi Tengah, namun kenyataannya tak dapat membantu mahasiswa-nya yang ada dirantau.

Sehingga itu mahasiswa Morowali yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Morowali Yogyakarta (IPMMY) terpaksa ngamen untuk melakukan penggalangan dana untuk persiapan kegiatan Semarak HUT Morowali Yogyakarta.

“Kami terpaksa, karena tidak ada dukungan Pemkab Morowali. Benar, teman-teman IPMMY dalam pekan ini akan lebih intens mengamen.

Mengumpulkan recehan untuk suksesnya kegiatan,” ungkap Ketua Umum IPMMY, Muhammad Kholil mengonfirmasi adanya kegiatan tersebut.

Kholil mengaku telah bertemu Pemkab Morowali untuk meminta dukungan.“Bulan Juli kemarin kami sudah menyambangi Pemkab Morowali, kantor bupati, DPRD, dan beberapa dinas terkait.

Terus terang kami pulang dengan tangan kosong dan sampai saat ini tidak ada kepastian bantuan,” katanya.

Keuangan Pemda Defisit Menjadi Alasan

Kondisi keuangan Pemkab Morowali yang sedang kurang baik (defisit) menjadi alasan pemerintah daerah (pemda) tidak bisa memberi bantuan.

“Mudah-mudahan usaha keras kami dapat mengumpulkan dana yang besar, nanti kalau ada dana lebih kita hibahkan untuk membantu pemda bayar utang,” kata mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu.

Kholil berharap kedepan nya pemda dapat terlibat secara langsung, mendukung dan memfasilitasi semua organisasi kemahasiswaan Morowali.

“Semua ini kami lakukan untuk Morowali. Sudah menjadi tanggung jawab pemda untuk mendukung dan memfasilitasi, bukan hanya kepada kami, tetapi untuk semua organisasi mahasiswa Morowali,” pungkas Kholi

Ditambahkannya aksi kedua kalinya aksi penggalangan dana tersebut dilakukan dengan cara mengamen. Aksi tersebut bertempat di perempatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Jalan Ring road utara, kemarin (17/11/19) malam.

Diiringi alunan gitar mereka bernyanyi secara bersama-bersama di sekitar lampu merah dan meminta sumbangan seikhlasnya kepada pengendara yang melintas.Beberapa lagu asli daerah Bungku tidak lupa mereka bawakan.

Sehari sebelumnya mereka juga melakukan hal yang sama menyusuri jalan lembah Universitas Gajah Mada (UGM).

“Kami panitia Semarak HUT Morowali Yogyakarta berinisiatif mengamen sebagai salah satu alternatif untuk menambah pemasukan dana kegiatan.

Alhamdulillah dari mengamen dua hari ini sementara terkumpul Rp 961 ribu,” ucap Amran selaku Koordinator kegiatan seperti dilansir SultengTerkini.(BC-AM)

Tag: , , ,
Next Post

Jual Sabu 37 Paket, Dua Pria Ditangkap Polisi

PALU– Kembali jajaran Kepolisian Polsek Palu Timur meringkus dua pria, yang diduga terlibat dalam kasus penjualan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Palu. Dua pria itu ditangkap di Jalan Panglima Polem, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, kemarin (19/11/19) malam. “Dua pria yang ditangkap itu yakni berinisial lK (25) dan MS […]