Gita Ratnasari Kades Muda Gagal di Pileg Peka Aspirasi

Azis
gita ratnasari tuuk kades termuda sulut.(detik)
Bagikan:

BOLMONG- Sebelum terpilih sebagai kepala Desa termuda di Sulawesi Utara. Ternyata Gita Ratnasari Tuuk sempat mencoba peruntungan di Pileg 2019.

Maju dari PDI Perjuangan sebagai caleg DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, Gita tak berhasil mendapatkan kursi.

Meraup 206 suara dari 571 orang pemilih, Gita Ratnasari Tuuk akhirnya terpilih menjadi kepala Desa Bombanon, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut).

BACA  Kerukunan Kelurga Kawanua Persatuan Segera Dikukuhkan

Meski kades muda, Gita Ratnasari berjanji membawa perubahan di desanya.

“Yang saya tekankan di situ jika saya terpilih saya akan membawa perubahan di Bombanon,” ujar Gita Ratnasari saat dihubungi, Sabtu (23/11/19).

Gita, ibu rumah tangga berusia 26 tahun ini, sempat mencoba peruntungan di Pileg 2019. Maju dari PDI Perjuangan sebagai caleg DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, Gita tak berhasil mendapatkan kursi.

BACA  Delapan Dipantau, Lima Gunung Api di Sulut Berstatus Waspada

Tapi perolehan suara yang didapat saat Pileg termasuk di Desa Bombanon membuat Gita Ratnasari bertekad maju Pilkades. Keluarga dan warga saat itu juga mendukung Gita Ratnasari bersaing di Pilkades.

“Saya sendiri tidak bergantung (pada fisik/penampilan). Sebelumnya keluarga saya, memang jadi bagian dari pemerintah desa, dari kakek, paman.

Mendarah daging di Bombana masih dipercaya lingkaran keluarga saya,” sambung Gita.

BACA  Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal LCT Bora V Tenggelam di Perairan Tagulandang Sitaro Sulut

Gita bakal mengoptimalkan produksi beras dan jagung. Mayoritas warga Desa Bombanon merupakan petani

Namun ada catatan Gita soal infrastruktur jalan ke wilayah pertanian dan perkebunan yang harus dibenahi. Untuk urusan ini, Gita bakal banyak berkoordinasi dengan Pemkab Bolaang Mongondow.

“Termasuk soal aliran sungai karena sering (desa) kebanjiran. Itu program prioritas saya,” kata dia.(detik/BC-AM).

Tag: , , , ,
Next Post

Suntik Pacar, Honorer RS di Tolitoli Tersandung Kasus Aborsi

TOLITOLI-Oknum pegawai honorer di Rumah Sakit Umum (RSU) Mokopido Tolitoli berinisial JF alias OK. Akhirnya meringkuk dalam terali besi setelah terlibat kasus dugaan aborsi yang dilakukan kepada kekasihnya. Bagaimana kasus ini terkuak ke permukaan, An sang kekasih mengungkapkan kronologi kejadiannya, ketika Kumparan menemuinya di kediamannya. Diakuinya kejadiannya berawal saat ia […]