“Kasegaran” Ditutup Minol Cap Tikus Naik Daun

Azis
Tutupnya pabrik Kasegaran cukup disesali warga penikmat minuman beralkohol rasa anggur tersebut. (Istimewa/Ilustrasi
Bagikan:

MANADO-Tutupnya pabrik Kasegaran, cukup memberi angin segar bagi para pengecer minuman beralkohol (minol) tradisional Captikus.

Ini karena sebagian besar warga pengonsumsi minol, condong menikmat Captikus yang di-mixed dengan Bir dari berbagai varian merek, seperti Bir Bintang, Bali Hai atau Cassanova dan Valentine.

Sementara itu tutupnya Pabrik minuman beralkohol FO Kasegaran yang bernaung di bawah PD Sehat Sentosa, hingga kini belum diketahui penyebabnya.

Enam Bulan Tidak Beroperasi

Informasi diperoleh Komentar.id, pabrik yang terletak di Jalan S Parman atau lebih dikenal dengan sebutan Jalan Wayang, di Kelurahan Calaca, Kota Manado, tidak lagi melakukan aktivitas produksi sejak lima bulan lalu.

BACA  Bis Manado -Gorontalo Diamankan Bawa 240 Liter Cap Tikus

Dari Pantauan, pabrik warna hijau, biru dan kuning muda tersebut tampak tidak beraktivitas. Pintu utama dan samping, digembok.

Pemandangan ini kontras terbalik saat pabrik itu beroperasi. Di mana saban pagi hingga siang hari, area pabrik disesaki pengusaha atau pun warga yang ingin membeli Kasegaran.

Suasana lokasi Pabrik Kasegaran sebelum ditutup warga memadati lokasi pabrik (File dok Kmtr.)

Beberapa pengusaha pemilik toko di sekitar pabrik, mengamini bila Kasegaran tidak beroperasi lagi. “Sudah lima atau enam bulan (tutup). Ci so nda ja datang,” ungkap salah satu pemilik toko dekat pabrik Kasegaran, kemarin (27/11-19) pagi.

BACA  Mobil Hilux Pelat Merah Sulteng, Bawa 1 Ton Miras Cap Tikus, Ditangkap Polisi Gorontalo

Diakuinya, para pekerja pabrik juga sudah berhenti dan mencari tempat kerja yang baru. Dia tak bisa memastikan alasan ditutupnya pabrik minuman legendaris tersebut.

“Mungkin Ci Oka (pemilik Kasegaran) so semakin tua dan memilih istirahat,” katanya memberi prediksi.

Kasus Dugaan Penggelapan Pajak

Selanjutnya informasi lain menyebut, tutupnya pabrik Kasegaran terjadi setelah adanya kasus dugaan penggelapan pajak yang menyeret owner PD Sehat Sentosa atau pabrik Kasegaran dengan terdakwa Linneke Thung alias Ci Oka.

Di mana dalam kasus ini, pemilik pabrik disangkakan melakukan penggelapan karena sebagian besar botol minuman merk Kasegaran, beredar tanpa rekatan atau stempel cukai.

BACA  Bongkar Pabrik Penyulingan, Polda Gorontalo Sita 8 Drum dan Galon Berisi Ribuan Liter Cap Tikus

“Memang setelah kasusnya berakhir di pengadilan, aktivitas produksi masih dilakukan. Tapi mungkin hanya dua tiga bulan, kemudian ditutup sampai sekarang,” beber salah satu pemilik toko yang tak jauh dari lokasi pabrik Kasegaran.

Owner Kasegaran Linneke Thung atau familiar dengan nama Ci Oka, belum berhasil dimintai tanggapan oleh wartawan.

Upaya konfirmasi di kediaman pribadinya di persimpangan Jalan Wayang yang tak jauh dari pabrik, tak membuahkan hasil. Pintu ruko dua tingkat itu, digembok dari dalam. (BC-AM).

Tag: , ,
Next Post

Seorang Kakek di Poso Terjaring Narkoba

POSO- Seorang kakek bernisial bernisial MX (63) ditangkap bersama sabu seberat 1,05 gram disertai rangkaian alat hisapnya. Pria tua ini diciduk saat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tinombala II tahun 2019. Dalam jumpa pers di Mapolres Poso, kemarin (29/11/19) terungkap dalam operasi sejak 15-28 November 2019 itu. Polisi  mengamankan barang bukti […]