Gadis Desa di Parimo Dibunuh Kakak Ipar, Gara-Gara Tolak Berhubungan Badan

Azis
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis, dalam konferensi pers akhir tahun(humas)
Bagikan:

PARIGI- Gara-gara menolak berhubungan badan, seorang gadis asal Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten  Parigi Moutong, menjadi korban pembunuhan keji yang dilakukan kakak iparnya sendiri.

Tersangka SJR tegah mengakhiri hidup adik iparnya bernisial FR dengan menusukkan parang ke leher sebelah kanan korban.

Hingga  mengakibatkan korban mengalami pendarahan dan tidak terselamatkan setelah tim medis berjuang menangani korban sekitar empat  jam di Rumah Sakit.

BACA  Parimo Diguncang Tiga Kali Gempa Beruntun

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis, dalam konferensi pers akhir tahun, seperti  dilansir kumparan Sabtu (28/12/19).

Dijelaskan Kapolres kronologis kejadiannya Jumat (27/12), saat korban bersama ibunya pulang dari pesta sekitar pukul 00:00 WITA.

Keduanya lalu istirahat di tempat masing-masing. Ibunya di kamar sedangkan korban di depan televisi.

BACA  Pembunuhan Sadis di Parimo 1 Meninggal Dunia, 2 Luka Parah

Saat itu tersangka melihat korban dan mengajaknya berhubungan badan tetapi korban menolak dan langsung marah. Korban pun  masuk ke kamar lainnya dan tidur di tempat itu.

Namun pukul 04:45 WITA saat adzan subuh, tersangka mendatangi kembali korban di kamarnya untuk berhubungan badan, namun  ditolak kembali.

Akhirnya tidak terima, tersangka langsung mengambil parang di dapurnya dan mengacungkan parang ke leher korban.

BACA  Puluhan Penambang Emas Ilegal di Parimo Tertimbun Longsor

Usai membunuh korban, tersangka segera lari dan berpura-pura tidur.

Di waktu yang hampir bersamaan, ibu korban mendengar teriakan dari kamar dan mendapati anaknya FR sudah berlumuran darah  dengan kondisi telungkup.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.(BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Sebelum Membunuh Gadis Desa, Tersangka Kakak Ipar Pesta Narkoba

PARIGI- Ternyata sebelum melakukan aksi bejatnya, tersangka SJR pelaku pembunuhan keji terhadap adik iparnya bernisial FN,(27/12/19). Sehari sebelum kejadian, tersangka dan teman-temanya menggunakan narkoba jenis sabu dan lem fox. “Penggunaan narkoba salah satu efeknya horny (bergairah),” ungkap Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis. Dalam konferensi pers akhir tahun seperti […]