Pria Asal Luwuk Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Jagung

Azis
Petugas Kepolisian bersama warga mengevakuasi jasad Basri Kandipa, pria asal Luwuk, Sulawesi Tengah, yang ditemukan tak bernyawa di tengah kebun jagung di Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. (istimewa)
Bagikan:

LIMBOTO – Warga Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, dibuat gempar, kemarin (2/1/20) pukul 15.45 WITA. Itu setelah jasad seorang pria ditemukan di tengah kebun jagung di desa setempat.

Belakangan diketahui, jasad pria itu adalah Basri Kandipa. Pria yang akrab disapa Ari merupakan warga asal Luwuk, Sulawesi Tengah.

Ia ditemukan salah seorang perempuan paruh baya, yang merupakan warga Desa Padengo. Bermula ketika perempuan paruh baya itu berjalan ke kebun jagung di Dusun Alidaa, Desa Padengo. Ia hendak mencari sesuatu di tengah kebun.

BACA  Dua Terduga Pemakai Barang Haram dari Sulteng, Diringkus Polres Gorontalo di Lokasi Berbeda

Saat sedang berjalan, sang warga melihat sesosok pria dalam posisi terbaring. Awalnya ia menduga pria tersebut merupakan orang mabuk yang sedang tidur.

Namun ketika dilihat dari dekat, ternyata sesosok pria itu dalam kondisi tak bernyawa.

Seketika itu kabar penemuan jasad Basri Kandipa mencuat di kalangan warga Desa Padengo. Warga pun berbondong-bondong ke lokasi lantaran penasaran untuk melihat kondisi pria asal Luwuk tersebut.

BACA  Ipar Mabuk, Pukul Hingga Tewas,Terancam Penjara 15 Tahun

“Dia (Basri,red) asal Luwuk. Ia kawin dengan warga di sini,” ujar beberapa warga Desa Padengo kepada wartawan.

Sementara itu beberapa saat kemudian, pihak Kepolisian dari Polres Gorontalo dan Polsek Limboto Barat mendatangi lokasi. Jasad Basri selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit. Saat ini kasus penemuan mayat tersebut telah ditangani pihak Kepolisian.

Pihak kepolisian pun tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban yang familiar disapa Ari tersebut.

BACA  Tabrakan di Asparaga Warga Tolangohula Kehilangan Kaki

“Hari ini (Jumat), kami akan melakukan otopsi. Kami sudah memberikan pengertian kepada keluarga korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Muhamad Kukuh Islami SIK.

Dari identifikasi sementara, polisi menemukan ada beberapa luka lecet di bagian tubuh korban. Diantaranya pada jari kaki kiri, tangan kanan dan mata sebelah kiri.

Ada juga memar di bagian perut, luka lebam di bagian dada dan memar di bagian punggung.(BC-AM).

Tag: , , , ,
Next Post

Warga Pinogu Hilang Terseret Arus Sungai Olama

GORONTALO – Rentetan peristiwa orang terseret arus mewarnai awal 2020. Setelah seorang pemuda 18 tahun terseret arus di Pantai Tolitohuyu, Kecamatan Monano, Gorontalo Utara. Kejadian serupa dialami Abd. Karim Ahmad, warga Desa Dataran Hijau, Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, kemarin (2/1/20). Abd. Karim dinyatakan hilang terbawa arus Sungai Olama. Informasi […]