Empat Desa di Donggala Kembali Diterjang Banjir Rob

Azis
Sejumlah pemukima warga yang diterjang banjir rob di beberapa desa di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala (LP6)
Bagikan:

DONGGALA – Empat desa di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, diterjang banjir rob Sabtu (11/1/2020) sore. Banjir rob yang parah ini melanda sejumlah desa diantaranya Tanjung Padang, Lompio, Tompe, dan Dampal.

Menurut kesaksikan warga setempat air laut mulai pasang dan memasuki permukiman sekitar pukul 16.30 Wita hingga pukul 17.00 Wita.

BACA  Donggala Diguncang Gempa Magnitudo 4,4 dan 4,1

Jarak bibir pantai dan air yang masuk ke permukiman sejauh 500 meter dengan ketinggian lebih dari 1 meter.

“Pasang mulai dari sore tadi. Warga sudah siap-siap evakuasi barang-barang dari dalam rumah,” kata Hasdal (28), warga Desa Tanjung Padang dilansir liputan6.

BACA  Wagub Sulteng Tinjau Longsor Donggala

Hingga pukul 19.30 Wita, warga di empat desa tersebut masih bersiaga untuk mengantisipasi rob atau naiknya permukaan air laut.

“Di Desa Tanjung Padang belum ada petugas dari manapun yang datang. Warga tetap waspada peningkatan pasangnya,” kata Hasdal.

BACA  Marak Narkoba di Donggala, Lima Tersangka Ditangkap

Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjung Padang, Akbar mengatakan bahwa banjir rob yang menerjang desanya kali ini merupakan yang terparah.

“Rob ini yang terparah. Di Kecamatan Sirenja, sebelumnya hanya dua desa yang terkena rob, sekarang ada empat desa,” kata dia.(BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Tiga Kali Cabuli Anak Tiri, Terancam 15 Tahun Penjara

TILAMUTA – Dua pelaku pencabulan terancam hukuman 15 tahun penjara. Ancaman terungkap setelah kasus pencabulan kepada gadis 10 tahun di Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo  berproses penyelidikan di Polres Boalemo. Dari informasi yang dihimpun, dalam kasus pencabulan ada dua tersangka yang ditetapkan Polres Boalemo. Pertama HL (35) yang […]