Pasutri Tewas Bersimbah Darah, Otopsi Polisi Laki Tewas Tusukan di Jantung, Perempuan di Paru-paru

Azis
Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan SH SIK MH.(Redaksi)
Bagikan:

MANADO – Kasus tewasnya sepasang suami istri (pasutri) yang ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di dalam kamar kost. Yang berada di Kelurahan Komo Luar, Lingkungan II, Kecamatan Wenang, Minggu (12/1) kemarin. Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado, telah melakukan otopsi.

“Kemarin pagi kami telah melakukan otopsi terhadap pasutri yakni Gung Akbar (26). Warga Jalan Bandeng Pasang Kayu Mamuju Utara Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat.

Dan Rosna Sartika Kandong (27), warga Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian Kota Bitung,” ujar Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan SH SIK MH. Ketika dikonfirmasi RedaksiSulut di Loby Bharadaksa Polresta Manado, kemarin (13/1) pagi tadi.

Polisi Klarifikasi Perempuan Hamil dan Suami Habisi Istri

Lanjutnya, dari hasil sementara otopsi bahwa kematian dari pasangan ini, yang laki laki akibat luka tusukan dada sebelah kiri dan mengena di jantung.

Sementara untuk yang perempuan mengalami luka tusukan di arah leher dan luka tusukan di daerah paru paru.

“Saya juga ingin melakukan klarifikasi. Dimana, ada beberapa informasi yang beredar kalau korban perempuan sedang hamil. Setelah di otopsi di rahim korban, ternyata dipastikan korban tidak sedang dalam keadaan hamil,” Ungkapnya.

Lebih lanjut lagi, dari hasil analisa sementara belum didapati adanya orang ketiga dari pada pasangan suami istri ini.

“Saya juga akan mengklarifikasi terkait informasi yang beredar kalau suami menghabisi istrinya, kemudian suami bunuh diri, itu belum bisa kita konfirmasi.

Jadi harapan kami, berita yang berkembang ataupun analisa masyarakat yang suami bunuh istri kemudian suami bunuh diri, itu masih proses penyelidikan,” Jelasnya.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polresta Manado. Sejauh ini belum ada orang luar yang masuk kedalam kamar korban, sampai kedua korban ditemukan tewas di dalam kamar.

“Sejauh ini sudah ada sekitar enam saksi yang kita lakukan introgasi. Ada saksi penjaga kost, ada tamu yang saat itu ada di tempat kost itu yang menginap hanya satu malam.

Ada teman kerja dari korban perempuan, dan juga beberapa orang yang ada di sekitar lingkungan kost tersebut,” Pungkasnya. (BC-AM).

Next Post

Siap-siap WhatsApp Berbayar atau Harus Lihat Iklan

JAKARTA-WhatsApp menjadi pilihan aplikasi pesan utama yang digunakan banyak orang karena gratis dan mudah digunakan. Namun bagaimana jadinya bila WhatsApp menjadi aplikasi berbayar? Facebook yang mengakuisisi WhatsApp mengumumkan bahwa WhatsApp akan berbayar. Rencana WhatsApp meraup pundi keuntungan dibocorkan dua analis media sosial yang kebetulan hadir dalam acara Facebook Marketing Summit […]