Penemuan Mayat Nenek Berumur 100 Tahun Gemparkan Palolo

Azis
korban sempat dinyatalkan hilang oleh pihak keluarga.(Hmspol/FB)
Bagikan:

SIGI – Warga Palolo khususnya di Desa Karunia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi gempar dengan ditemukannya sesosok mayat yang tinggal tulang belulang kemarin, (16/1)

Mayat perempuan yang pertama kali ditemukan oleh sepasang suami istri. Ketika  keduanya berjalan menuju kebun miliknya yang terletak di pegunungan Desa Karunia.

Dilansir pedoman rakyat, Sadi yang didampingi istrinya Marta, saat itu keduanya berjalan menuju ke kebunnya. Tiba-tiba mencium bau tak sedap. Karena takut, ia bersama istrinya langsung pulang. Kemudian menyampaikan hal tersebut kepada aparat Pemerintah Desa Karunia.

BACA  Warga Jalan Tondano Geger Penemuan Mayat

“Selanjunya aparat desa melalui Linmas-nya bersama warga langsung menuju ke TKP. Dan menemukan sesosok mayat yang tinggal tulang belulang,” kata Sadi.

Seorang Nenek Berumur 100 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang Belulang.(Istimewa)

Kapolsek Palolo Iptu Abdul Kalid menerangkan, saat ini jenazah sudah dievakuasi bersama warga. Kemudian selanjutnya diserahkan kepada keluarganya yang bernama Ahmad Ependi di Dusun 3 Desa Karunia.

“Jenazah yang berjenis kelamin Perempuan tersebut adalah Neneknya yang bernama Hj. Hanisa. Yang sudah berumur kurang lebih 100 tahun,”ungkap Kapolsek.

BACA  Penemuan Mayat di Pelabuhan Manado Terungkap, Korban Buruh Pelabuhan Warga Tondano

Pihak keluarga kata Kapolsek, meyakini itu jenazah nenek-nya berdasarkan tanda lahir dan rambutnya yang masih bisa diidentifikasi.

Sementara itu, Kapolres Sigi AKBP Andi Batara Purwacaraka, dihubungi kumparan, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

lokasi penemuan mayat yang di indetifikasi aparat kepolisian.(Humaspol)

“Hj Hanisa (100 tahun) warga Desa Karunia, telah dinyatakan hilang pada tanggal 31 Desember 2019.  Sehingga, dengan ciri-ciri tanda lahir dan rambut milik korban yang masih bisa diidentifikasi. Menguatkan pihak keluarga menyatakan itu adalah nenek mereka,” kata Kapolres.

BACA  Penemuan Mayat di Pelabuhan Manado Terungkap, Korban Buruh Pelabuhan Warga Tondano

Berdasarkan keterangan keluarga korban katanya, kondisi korban sebelumnya sudah pikun. Karena usia yang telah lanjut. Sehingga keluarga korban menerima dengan ikhlas.  Atas meninggalnya korban dan tidak bersedia dilakukan autopsi.

Andi Batara mengaku pihak keluarga korban meminta agar korban segera dimakamkan. Di mana jenazah korban langsung dibawa ke Desa Sidondo, Kecamatan Sigi Biromaru, untuk dimakamkan di sana.

“Kami melalui Polsek Palolo telah membuat berita acara penolakan autopsi dan jenazah korban telah dibawa ke Sidondo,” ujarnya.(BC-AM).

Tag: , ,
Next Post

Kapolres Palu Perintahkan Tembak Mati Pelaku C3 & Narkotika yang Melawan

PALU – Pernyataan keras dilontarkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Palu AKBP H Moch Sholeh. Dengan memerintahkan agar pelaku curat, curas, curanmor, dan penyalahguna narkotika yang melawan saat ditangkap agar ditembak mati. “Saat ditangkap kalau berusaha lari tembak di kaki, melawan kita tembak mati,” tegas Kapolres Sholeh, seperti dilansir Tribun kemarin […]