Gara-gara Sopir Mabuk, Daihatsu Xenia Terjun ke Laut Amurang

Azis
Bagikan:

AMURANG – Diduga gara-gara sopir mabuk. Sebuah mobil Daihatsu Xenia warna Putih, nomor polisi DB 1536 EI terjun bebas. Tepatnya di jembatan kuning Boulevard Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Akibat kejadian lakalantas tunggal (Lakatunggal) pada Rabu pagi (22/1/2020) sekira pukul 05.00 Wita.Mengakibatkan kerugian material jutaan rupiah.

Dihimpun dari sejumlah sumber, kejadian Lakatunggal ini berawal saat kendaraan Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh Rian Wakari (21). Warga Desa Radey, Kecamatan Tenga.

BACA  Mobil Xenia Seruduk Dua Rumah Warga di Gorontalo

Bergerak melintas di Jalan Raya Boulevard dari arah Amurang menuju Tumpaan.

Dalam kecepatan tinggi, pengemudi tidak dapat lagi mengontrol kendaraannya karena ada seekor anjing yang menyeberang jalan secara tiba-tiba. Sehingga keluar jalur ke arah kiri, menabrak pembatas jalan dan masuk ke dalam laut.

BACA  Mobil Alya Merah Masuk Jurang 30 Meter, Ungkap Mobil Apoteker yang hilang 2 Bulan Lalu

“TKP-nya di Jalan Boulevard, wilayah Kelurahan Ranomea, dimana kendaraan Xenia nomor polisi DB 1536 EI mengalami lakatunggal.

Dan masuk ke dalam laut,” ungkap Kasat Pol Air Iptu Stanly Sarempa, yang pertama kali mendatangi lokasi kejadian bersama anggotanya.

Terpantau, sejumlah personel Sat Pol Air dan Sat Lantas Polres Minsel dengan dibantu warga sekitar berhasil mengevakuasi kendaraan.

BACA  Mobil Xenia Seruduk Dua Rumah Warga di Gorontalo

“Tidak ada korban jiwa, pengemudi berhasil keluar dari kendaraan menyelamatkan diri. Insiden lakalantas tunggal ini hanya mengakibatkan kerugian material jutaan rupiah,” tambah Iptu Stanly.

Dilansir Sulutnews, dari hasil penyelidikan pihak kepolisian diketahui pengemudi kendaraan, Rian Wakari, saat kejadian berada dalam kondisi pengaruh minuman keras (miras).(BC-AM).

Tag: , ,
Next Post

Penemuan Tujuh Bom Rakitan di Goa, Hebohkan Poso

POSO – Warga Poso dihebohkan dengan penemuan Bom di sebuah goa di pegunungan Poso. Bom yang jumlahnya tujuh unit itu ditemukan oleh seorang petani asal Kelurahan Tegal Rejo. Ketika hendak akan memasang jeratan tangkapan babi hutan di dalam goa kecil. Sontak informasi ini menyebar di tengah masyarakat. Bahkan Kapolres Poso […]