Imbas Virus Corona, Pariwisata Sulut Terpukul

Azis
Turis china ketika berada di Bandara Samratulangi Manado.(istimewa)
Bagikan:

MANADO – Wisatawan China menjadi pasar utama Pariwisata Sulawesi Utara dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun seiring dengan wabah Virus Corona di China turut mempengaruhi tingkat hunian hotel di Kota Manado.

Kondisi ini makin dirasakan sejak pemerintah menutup penerbangan dari dan ke China mulai, pergerakan wisman di Manado kini hanya tersisa 30 persen. Tingkat hunian hotel pun turun drastis.

BACA  Imbas Virus Corona, 99 CJH Umrah Babussalam Palu, Tertahan di Turki dan Jakarta

“Di hotel kami cukup terasa dampaknya. Biasanya mendekati Capgome di Manado banyak turis-turis yang pesan kamar tapi sampai saat ini tidak ada,” ujar Assisten Director of Sales Hotel Ibis Manado, Olivia Gaghansa kepada Liputan6, kemarin (06/02/2020).

Penurunan tingkat hunian hotel-hotel di Manado tidak hanya disebabkan penurunan jumlah wisman asal China, tapi juga wisman dari negara lain.

Wisman saat berkunjung ke Sulut (Isitimewa)

Hal yang sama juga disampaikan Sven dari Hotel Aston Manado. Menurutnya, pekan lalu masih cukup banyak wisman China yang menginap di Hotel Aston.

BACA  Imbas Virus Corona, Harga Bawang Putih Mulai Meroket

“Namun pasca-isu Virus Corona, sudah tidak ada lagi. Selama ini sepuluh persen wisman yang nginap dari China. Ya, sangat terasa juga untuk pemasukan hotel,” katanya.

Ketua Asosiasi Perusahan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulut, Merry Karouwan mengatakan, merebaknya Virus Corona sangat berdampak bagi pariwisata Sulawesi Utara.

BACA  Imbas Virus Corona, Harga Bawang Putih Mulai Meroket

“Direct flight China – Manado untuk sementara ditutup. Sehingga wisata Sulut sangat terdampak. Saya berharap semoga semua ini cepat berlalu,” ujarnya.

Merry mengatakan, penurunan jumlah wisatawan mancanegara mengakibatkan hunian hotel berkurang. Lalu perputaran uang ikut berkurang juga di daerah. Restoran, bus, guide, rumah kopi, destinasi, dan lain-lain, geliatnya berkurang.

“Pokoknya semua segi ekonomi terpukul dengan Virus Corona,” kata Merry. (BC-AM)

Tag: , ,
Next Post

Bupati Touna Warning Kades, Lahay : Jangan Abis Dilantik Masuk Bui

AMPANA-Bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay SE,MM ingatkan Kepala Desa agar tidak korupsi dan menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku. “Jangan setelah selesai dilantik, masuk penjara,”ungkapnya saat memberikan sambutan pada pelantikan para kades tiga kecamatan yang di pusatkan di Marowo belum lama ini. Dihadapan para kades dari tiga wilayah kecamatan […]