Lima Korban Ledakan Tabung Gas Dirawat Intensif

Azis
Kondisi pemilik tabung gas, Beni Usman, masih menjalani perawatan di RS Bunda, Kota Gorontalo. (gopos)
Bagikan:

GORONTALO – Lima orang korban isiden ledakan tabung balon gas di kompleks Pasar Setya Praja.  Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo masih dirawat intensif di dua Rumah sakit di Kota Gorontalo.

Sementara itu korban meninggal atas nama Putri Anisa Usman (10) telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Adapun kelima warga yang dirawat tersebut adalah: pemilik tabung gas Beni Usman (45) warga Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Kemudian Misna Udinkare (43), Mohammad Afdal (8), Refalina Usman (10), serta Aldi Petarola (8).

Keempatnya merupakan warga Kelurahan Biawu, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Beni dirujuk ke RS Bunda bersama-sama Putri Anisa. Akan tetapi beberapa saat setelah mendapat penanganan medis, Putri meninggal dunia. Terinformasi Putri Anisa merupakan keponakan dari Beni Usman.

Selanjutnya Misna bersama tiga bocah Refalina, Mohammad Afdal, dan Aldi Petarola menjalani perawatan di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

Para korban tersebut mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

Diduga luka tersebut diakibatkan terkena material ledakan tabung balon gas yang meledak.

“Kondisi pemilik tabung gas belum bisa dimintai keterangan. Saat ini yang bersangkutan masih dalam perawatan.

Sementara untuk korban meninggal dunia sudah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka,” ujar Kapolres Gorontalo Kota. AKBP. Desmon Harjendro A.P,S.I.K.,M.Tr, melalui Kasat Reskrim AKP. Deni Muhtamar,S.Sos.,SH.(BC-AM).

Tag: , ,
Next Post

Pria Bongomeme Jadi Korban Panah wayer, Empat Pemuda Diamankan

GORONTALO – Kondisi Usman (38), korban penembakan panah wayer di Jl. Husni Thamrin, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, masih terbaring lemas di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo. Warga Bongomeme, Kabupaten Gorontalo itu masih menunggu pelaksanaan operasi pengangkatan anak panah wayer yang menancap di bagian leher. […]