Enam Ton Cap Tikus Asal Sulut Digagalkan Polisi Gorut

Azis
Miras cap tikus yang diangkut menggunakan truck.(Istimewa)
Bagikan:

GORONTALO – Kepolisian Polda Gorontalo melalui Tim Opsnal Ditresnarkoba kembali menggagalkan penyelundupan miras jenis cap tikus (CT)kemarin (10/02/20).

Jumlahnya cukup besar yakni sebanyak 6 ton. CT asal Sulawesi Utara ini hendak diseludupkan ke  Gorontalo.

Penangkapan Ribuan liter miras tradisonal itu diselundupkan dengan menggunakan mobil truck saat melintasi Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara.

BACA  15 Ton Cap Tikus Asal Sulut Dimusnakan di Gorontalo

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan. Petugas berhasil menyita sebanyak 139 karung atau sebanyak 556 kantung plastik.

Dalam 1 kantung berisi 12 liter yang semua totalnya adalah 6.672 ton liter miras.

Miras tersebut diangkut melalui truk Izusu DM 8067 BI yang dikendarai pelaku SST (22), asal Desa Ombulo Tango Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo.

BACA  Miras 3,5 Ton Asal Sulut, Diamankan di Perbatasan Gorontalo

“Jadi sekitar pukul 05:00 wita, Tim Opsnal Dit Resnarkoba yang dipimpin oleh Iptu Emil Pakaya, menggagalkan 6 ton miras.

Barang ini milik R (40) asal Tolangohula Kabupaten Gorontalo, yang dibawa dari Sulawesi Utara dan rencananya akan dijual di wilayah Boalemo,”ujarnya.

BACA  Miras 3,5 Ton Asal Sulut, Diamankan di Perbatasan Gorontalo

Wahyu juga menambahkan, jumlah harga captikus 6 ton yang telah di amankan berkisar senilai Rp 64.000.000.

Dalam kasus ini, pihaknya berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk menerapkan undang-undang pangan Nomor 18 tahun 2012.

“Untuk berikan efek jera, terhadap pengedar Miras, akan dikenai undang-undang pangan dengan sanksi pidana penjara 2 tahun,” tutup AKB Wahyu.(BC-AM).

Tag: , ,
Next Post

Rusli Baco Dg Palabbi Kantongi SK, Pasha Ungu Gagal Raih Tiket DPP PAN

PALU – Imbas dari pelaksanaan Kongres PAN beberapa waktu lalu, ikut mempengaruhi konstelasi politik bagi kader yang akan bertarung di Pilkada 2020. Diduga dukungan Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha kepada Mulfachri, untuk maju sebagai ketua DPP PAN. Berimbas dukungan DPP PAN yang dinakodai Zulkifli Hasan bukan lagi ke Pasha. […]