Rahmiyati Jahja Siapkan Puluhan Juta, Lomba Menulis Kaum Milineal

Azis
Rahmiyati jahja.(dok)
Bagikan:

LIMBOTO-Tumbuhkan budi pekerti dalam konsep gerakan literasi, senator asal Gorontalo Rahmiyati Jahja gelar sanyembara menulis bagi kaum milineal.

Lomba yang akan memperebutkan juara 1 Rp 10 juta dengan total hadiah 50 jutaan ini. Diperuntuhan bagi kalangan siswa SMA sederajat dimatangkan dalam pertemuan. Dengan pembentukan panitia, yang berlangsung di Cafe Hantaleya Limboto semalam (18/03/2020).

Dihadapan sejumlah, Akademisi, aktivis dan penulis,Pelaku poendidikan Gorontalo yang hadir. Diantaranya Dr, Salahudin Pakaya MH, Dr.Basri Amin,Umar Karim S.ip. Kemudian Dr.Ester Yunginger MPd, Safrin Saifi,SE serta Abd Muis Syam.

Rahmiyati mengungkapkan gagasan mengadakan lomba menulis bagi kalangan anak muda ini. Selain menjalankan fungsi dan tugas pokok sebagai anggota Komite III DPD RI yang membidangi empat pilar kebangsaan.

“Kemudian upaya ini dilakukan untuk menggali potensi, dan menyalurkan minat bakat anak muda. Kemudian memberikan kesempatan kepada anak muda untuk ikut berkontribusi. Memberikan gagasan dan ide untuk kemajuan bangsa dan Gorontalo khususnya,”ungkapnya.

Sehingga menurut Rahmiyati, hasil tulisan terbaik para siswa yang masuk nominator. Akan dikumpul kemudian dibukukan untuk selanjutnya diteruskan. Untuk menjadi bahan bagi DPD dalam pengambilan kebijakan.

usai pertemuan pembentukan panitia dan agenda (budi)

Sementara dalam pertemuan yang telah menghasilkan thema besar “Membangkitkan Generasi Literasi Gorontalo Abad 21”. Selain menghasilkan panitia dengan Ketua Salahudin Pakaya.

Dan Koordinator Dewan Yuri Basri Amin. Telah disepakati thema lomba,format penulisan esay yang akan dilombakan. Serta tahapan hingga pengumuman pemenang yang akan berlangsung 11 Juni 2020 mendatang.(zis/ADV).

Next Post

Oknum Guru di Minut, Habisi Suami Asal Tentena Gunakan Alu

MANADO – Herdin Metiro (32) seorang guru di Minahasa Utara yang tewas akibat dianiaya istri siri berinisial JP alias Jesti (37). Dengan menggunakan alu (dodutu rica), akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya di Tentena Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. “Informasi dari keluarga korban sudah dalam perjalanan ke Tentena Poso untuk dimakamkan di […]