Bupati Aptripel Sempat Dilarikan ke RSUD Kolonodale

Azis
Bupati Morowali Utara Ir Aptripel Tumimomor MT.(humas)
Bagikan:

KOLONODALE – Kepergian Bupati Morowali Utara Ir Aptripel Tumimomor MT, membawa duka yang mendalam bagi masyarakat Kabupaten Morowali Utara khususunya.

Kabar  meninggalnya suami dari Ho Liliana Tumimomor yang akrab disapa Epe ini, langsung menyebar di media sosial.

Ungkapan duka mengalir dari sanak keluarga dan masyarakat, atas kepergian Bupati yang meninggal dalam usia 55 tahun ini.

Dari informasi yang dirangkum, sebelum meninggal di Siloam Hospital Makasar  Kamis (02/04). Almarhum diketahui menderita udem paru akut. Menyusul serangan demam dengue empat hari sebelumnya.

Diagnosis laboratorium itu dikemukakan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Morowali Utara.  dr Daniel Winarto MBiomed SpPD dalam konferensi pers di RSUD Kolonodale, seperti dilansir Radarsulteng Kamis (02/04).

Konferensi pers itu turut dihadiri Sekretaris Kabupaten Morowali Utara Ir Musda Guntur MM.  Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara Dr Delnan Lauende MKes, serta Direktur RSUD Kolonodale dr I Made Pujawan MKes.

Daniel mengatakan hasil tes laboratorium terkait demam dangue diketahui Jumat (27/3). Berselang empat hari kemudian, Selasa (31/4), Aptripel dinyatakan mengidap udem paru akut atau penumpukan cairan di organ tersebut.

“Awalnya Bupati menderita demam dangue. Namun sakit beliau bertambah akibat penumpukan cairan di paru-paru. Saat itu beliau memilih tidak diopname di rumah sakit,” jelasnya.

Tak sampai disitu, dokter ahli penyakit dalam itu juga melakukan rapid tes untuk mengetahui paparan Covid-19 terhadap Aptripel, hasilnya menunjukan indikator negatif.

“Rapid tes menujukan negatif. Artinya sakit Bupati tidak terkait C-19,” imbuh Dniel.

Aptripel yang masih bertahan di rumah dinas selanjutnya diberikan terapi obat-obatan dan oxygen. Proses itu dipantau langsung oleh Daniel.

Sehari kemudian, Rabu (1/4), kondisi Aptripel memburuk sebelum dilarikan ke RSUD Kolonodale. Namun karena hal tehnis, Aptripel kemudian dirujuk ke rumah sakit Siloam Makassar.(RS/BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Pemprov Sulteng Perpanjang Masa Tanggab Darurat Covid-19

PALU-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Memperpanjang masa tanggap darurat bencana non alam yang disebabkan Covid-19. Kebijakan ini disampaikan Gubernur Sulteng Longki Djanggola. Melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr.H.Moh.Hidayat Lamakarate,M.Si. Selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tengah, bertempat di ruang kerja Sekda, kemarin (02/04/2020). Sekprov mengungkapkan himbauan […]