Langgar Maklumat Kapolri Gelar Pesta Kawinan, Kapolsek Kembangan Dicopot

Azis
Pernikahan mewah Kompol Fahrul Sudiana ditengah corona (dok. Instagram/ricafahrulstry_)
Bagikan:

JAKARTA – Gara-gara langgar maklumat Kapolri.Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana dipecat. Kabar ini dibenarkan
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Menurutnya Pemecatan itu disebut sebagai konsekwensi menjadi pimpinan.

Bahwa Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19) harus ditaati oleh seluruh masyarakat termasuk oleh jajaran Polri dan keluarga masing-masing.

BACA  Viral Sebut Institusi Polri Sarang Mafia, Mabes Polri Usut Kasus Aipda Aksan

“Yang tidak menaati (Maklumat Kapolri), siap mendapatkan konsekuensi, yang melanggar akan diberikan sanksi,” kata Brigjen Argo kemarin (2/4/2020) dilansir suara.com.

“Maklumat Kapolri tidak berlaku untuk masyarakat saja, namun berlaku juga di lingkungan Polri dan keluarganya,” lanjut Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini pun menyayangkan sikap Fahrul yang malah melanggar maklumat pimpinan. Dia berharap peristiwa ini tidak dicontoh oleh anggota Polri lainnya.

BACA  Mabes Polri Klaim Situasi Poso Kondusif Pasca Kasus Penculikan Petani

Sebelumnya Polda Metro Jaya mencopot jabatan Komisaris Polisi Fahrul Sudiana sebagai Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat karena melanggar Maklumat Kapolri dengan menggelar pesta pernikahan saat COVID-19 mewabah di seluruh wilayah Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan awalnya beredar foto pernikahan Kapolsek Kembangan di media sosial pada 21 Maret 2020.

BACA  Disorot DPR Banyak Polisi Perutnya Buncit Mabes Polri Klarifikasi

Kemudian Kompol Fahrul diperiksa di Propam Polda Metro Jaya terkait dokumentasi pesta pernikahan yang beredar melalui media sosial.

Atas perbuatannya Kompol Fahrul diberi sanksi dengan dimutasi ke Polda Metro Jaya sebagai Analis Kebijakan. (Ant/BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Gara-gara Kontak dengan Pendeta, 226 Jemaat Gereja Bethel Bandung Tertular Corona

BANDUNG – Keberaaan rapid test sangat penting dan menjadi keharusan dimiliki bagi sertiap daerah. Contohnya melalui rapid test akhirnya mengungkap. Adanya 226 jemaat Gereja Bethel Bandung diduga terinfeksi virus corona. Hal tersebut diketahui setelah dilaksanakannya rapid test. “Dari 15 ribu rapid test, 677 positif di Kota Bandung, kurang lebih ada […]