Opsi Menpora, PON Papua Bakal Ditunda

Azis
Menpora Zainudin Amali(Jpnn)
Bagikan:

JAKARTA – Kemenpora ancang-ancang menyiapkan opsi penundaan Pekan Olahgara Nasional (PON) 2020 di Papua.

Langkah itu diambil sebagai alternatif andai pandemi Covid-19 tak kunjung mereda jelang PON yagn harusnya dihelat pada 20 Oktober hingga 2 November mendatang.

Kabar tersebut ditegaskan Menpora Zainudin Amali saat melakukan teleconference bersama media di Jakarta, Selasa (7/4). Menurutnya, hanya ada dua opsi yang bisa dijalankan untuk pelaksanaan PON 2020: lanjut terus atau ditunda.

BACA  Ilmuwan Singapura Prediksi, Corona di Indonesia Berakhir Juni

“Kami tentu harus mempersiapkan opsi penundaan. Tetapi itu bukan kewenangan Menpora. Tetap harus melalui keputusan presiden melalui rapat kabinet,” ucap Zainudin Amali.

Sejauh ini, Menpora masih mengumpulkan data dan informasi dan juga usulan-usulan dari berbagai pihak. Nantinya, berbagai usulan itu akan disampaikan kepada presiden untuk dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam memutuskan pelaksanaan PON 2020.

BACA  Pasien Positif Corona di Sulut Jadi 83

Menpora juga menjelaskan telah melakukan rapat virtual bersama Ketua Umun KONI Pusat, Marciano Norman. Intinya, pihaknya sangat mempertimbangkan kondisi para atlet yang kesulitan berlatih secara maksimal di tengah kondisi pandemi saat ini.

BACA  Karateka Yuningsih C Masoara Persembahkan Perunggu ke Sulteng

Bukan hanya itu, lanjut Amali, kalau ditunda maka akan banyak bersinggungan dengan agenda olahraga lain di tahun 2021.

“Kami juga harus mencari waktu supaya tidak bertabrakan dengan agenda lain, baik itu Piala Dunia U-20 2021 maupun multieven lain,” imbuh Amali. (jpnn/Bc-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Terdeteksi Corona 252 PNS, Puluhan Meninggal Dunia

JAKARTA – Terus bertambah, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK). Menyebutkan per 7 April, pukul 11.30 WIB, sudah 297 PNS terdeteksi. Dari 252 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 17 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dan 28 orang telah terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. “Ke depan diperkirakan data-data […]