Kartu Pra Kerja Dibuka, Ini Syaratnya …

Azis
kartu pra kerja (ilustrasi)
Bagikan:

JAKARTA-Untuk mendapatkan kartu Pra kerja Masyarakat bisa langsung mendaftarkan diri untuk jadi peserta program Kartu Pra Kerja. Namun, masyarakat harus memenuhi kriteria penerima Kartu Pra Kerja sebagai berikut:

1. WNI berusia di atas 18 tahun
2. Tidak sedang menjalani pendidikan formal
3. Korban pemutusan hubungan kerja (PHK)
4. Pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan
5. Diprioritaskan untuk pencari kerja usia muda.

BACA  Buruan Daftar ! Kartu Pra Kerja Resmi Dibuka...

Jika sudah memenuhi kriteria dan sukses mendaftar, masyarakat akan memperoleh notifikasi melalui e-mail masing-masing yang terdaftar pada hari Jumat (17/4) mendatang.

“Apabila pendaftaran diterima, kami akan cross check data yang ada dengan data di tempat kami,” tutur Airlangga.

Setelah diterima, peserta bisa membayar pelatihan yang dilakukan secara online selama pandemi virus Corona (COVID-19) melalui e-wallet LinkAja, OVO, dan GoPay.

BACA  Puluhan Pemuda Gorut Demo di Disnakertrans Tuntut PHK Sepihak HTI dan PLTU

Pembayaran pelatihan itu tak perlu mengorek kartu sendiri, namun akan diberikan oleh pemerintah. Berikut rincian manfaat yang diberikan pemerintah kepada penerima Kartu Pra Kerja:

– Biaya pelatihan: Rp 1.000.000
– Insentif: Rp 2.400.000 (diangsur selama 4 bulan sehingga diberikan Rp 600.000/bulan)
– Insentif survei usai pelatihan: Rp 150.000 (diangsur selama 3 bulan sehingga diberikan Rp 50.000/bulan).

BACA  Imbas Corona, Banyak UKM Tutup dan PHK di Sulteng

Totalnya pemerintah memberikan manfaat sebesar Rp 3.550.000 untuk setiap penerima Kartu Pra Kerja selama pandemi Corona.

Usai pandemi Corona berakhir, pemerintah mengembalikan besaran manfaat ke Rp 650.000/orang yang terdiri dari Rp 500.000 uang pelatihan dan Rp 150.000 merupakan uang survei kebekerjaan.(detik/BC-AM).

Tag: , , , ,
Next Post

Wanita Pasien Positif Corona di RSUD Anutapura, Meninggal Dunia

PALU – Dikabarkan pasien positif Virus Corona yang dirawat di RSUD Anutapura Palu meninggal dunia, kemarin (13/04/2020). Dengan demikian menambah daftar korban corona di Kota Palu menjadi dua orang. Dan secara keseluruhan di Provinsi Sulawesi Tengah menjadi tiga orang, yang meninggal karena virus Corona. “Kami memberitahu salah satu pasien yang […]