Dilapor ke Polisi,Gubernur Gorontalo Tak Gentar, Siap Dipenjara Demi Rakyat!!

Azis
Gubernur Gorontal Rusli Haabibie selain membagikan sembako juga membagikan masker ke rakyatnya.(Humas)
Bagikan:

GORONTALO – Gubernur Gorontalo tak gentar atas laporan warganya ke Polisi.  Bahkan dengan tegas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Menyatakan dirinya tidak akan berhenti bergerak untuk terus membantu rakyat Gorontalo yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Tak hanya itu Gubernur dua periode ini dengan getlemen menyatakan dirinya siap jika harus dipenjara.

Pernyataan keras Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ini menyusul adanya laporan seorang warga ke pihak kepolisian yang mempersoalkan pembagian sembako untuk pengemudi bentor di Kota Gorontalo, beberapa waktu lalu.

BACA  Gubernur Gorontalo Tutup Empat Jalur Darat Saat Malam Hari

“Rakyat saya di atas segala-galanya. Kalau saya dinyatakan bersalah, saya akan hadapi dan saya siap dipenjara demi rakyat saya,” tegas Rusli belum lama ini.

Sebagai warga negara yang baik, Gubernur Rusli Habibie mengaku akan menghadapi proses hukum tersebut.

BACA  Pemprov Gorontalo Akomodir 4.608 Honorer, Beralih profesi Diberikan Modal Usaha

Menurutnya, pembagian sembako kepada warga terdampak virus corona sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.
Sebagai Gubernur, dia harus berada di tengah-tengah rakyat Gorontalo untuk meringankan beban mereka.

Gubernur turun ke Pelosok bagi-bagi sembako.(humas)

“Saya akan datang jika ada panggilan dari Polda. Demi rakyat Gorontalo, saya tidak akan berhenti untuk bergerak,” timpal Rusli lagi.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo dilaporkan ke Polda Gorontalo oleh seorang warga karena membagikan sembako gratis kepada pengemudi bentor pada Selasa (07/04/2020).

BACA  Tegur Untuk Sholat, Honorer Pemda Boalemo Diganjar Hadiah Umrah Dari Gubernur

Aksi itu dinilai melanggar maklumat Kapolri tentang larangan berkerumun di tengah wabah corona.

Selain itu, terkait upaya cepat Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan karantina 178 warga Gorontalo yang pulang dari kegiatan ijtima se Asia di Gowa, Sulawesi Selatan. Hal itu dinilai oleh pelapor telah melanggar undang-undang.(BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Dikira Terpapar Corona, Warga di Limboto Protes Pemakaman Jenazah Seorang PDP

LIMBOTO – Suasana di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo mendadak heboh, Kamis (16/4/2020) malam. Puluhan warga mendadak berkumpul. Mereka mengajukan protes terkait rencana pemakaman seorang warga di kelurahan tersebut. Dari informasi yang dirangkum, penolakan itu dipicu beredarnya kabar bila warga yang meninggal dan akan dikebumikan tersebut, merupakan pasien penderita […]