Parimo Tuan Rumah Puncak HPS, Gubernur Sulteng Tinjau Lokasi

Azis
Gubernur Sulteng Longki Djanggola saat meninjau lokasi pelaksanaan HPS 2020.(humasprov)
Bagikan:

PALU– Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2020, akan berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong. Guna kesiapan pelaksanaan kegiatan Tingkat Nasional ini.

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola mengunjungi lokasi pelaksanaan kegiatan HPS. Yang akan berlangsung di Pantai Mosing, Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan. Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), kemarin (21/4/2020).

Suasana protokol Covid-19, kedatangan Gubernur bersama Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita tidak disambut dengan meriah. Begitu pun dengan Pemkab Parimo selaku tuan rumah juga tidak mempersiapkan penyambutan yang meriah.

BACA  Gubernur Longki Awali Vaksinasi Bagi ASN Provinsi Sulteng

Dalam kunjungan itu, Gubernur Longki memberi apresiasi positif dengan langkah Pemkab Parimo yang tetap melanjutkan persiapan pelaksanaan HPS. Dengan tetap memperhatikan protokol keamanan Covid-19. “Memang hingga saat ini pihak kementerian masih terus melakukan koordinasi, dan belum ada pembatalan secara resmi,” ujarnya.

BACA  Pemprov Sulteng Geser Anggaran Penanganan Covid-19 Rp 104 Miliar

Dia juga memuji langkah Kabupaten Parigi Moutong yang tetap berupaya meningkatkan hasil pertanian khususnya tani sawah. Mengingat Parimo selama ini dikenal sebagai lumbung padi di Sulteng.

“Terus terang, saya bangga melihat tempat ini dengan semua persiapannya, insya Allah saya akan mampir lagi ke tempat ini,” kata Longki Djanggola.

BACA  Gubernur Sulteng Rusdy Mastura Ingin Guru Tua jadi Pahlawan Nasional

Dalam kesempatan itu, Gubernur Longki juga mengatakan jika target panen Kabupaten Parigi Moutong tercapai. Maka kebutuhan pangan untuk wilayah Sulteng akan terjamin.

Saat ini menurutnya, Sulteng surplus sekitar 90 ribu ton beras. Dan sebagian besar disumbangkan Kabupaten Parigi Moutong. (BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Dirawat Sehari, Dua PDP di Gorontalo Meninggal

GORONTALO – Kasus kematian yang diduga berkaitan virus corona (Covid-19) di Gorontalo terus bertambah. Data terbaru, ada dua pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, Rabu (22/4/2020). Dengan begitu sedikitnya sudah ada empat warga dengan status PDP Covid-19 di Gorontalo yang meninggal. Dua pasien yang meninggal yaitu DG (26), laki-laki […]