Tujuh Wanita Penghibur di Tondo Kiri Ditangkap Polisi

Azis
UJUH wanita penghibur di lokalisasi Tondo Kiri, saat digelandang ke Mapolres Palu. (FOTO: POLRES PALU)
Bagikan:

PALU– Beroperasi di bulan Ramadhan, tujuh wanita penghibur ditangkap aparat kepolisian.  Di lokalisasi Tondo atau biasa dikenal dengan Tondo Kiri, Kecamatan Mantikulore, Sabtu (26/4/2020) malam.

Ketujuh wanita penghibur diduga pekerja seks komersial (PSK) ini ditangkap saat razia dalam operasi penyakit masyarakat (pekat).

BACA  Jual Sabu 37 Paket, Dua Pria Ditangkap Polisi

Penangkapan ini dibenarkan Kapolres Palu, AKBP Moch Sholeh, melalui Kasat Intelkam, AKP Syahrul Alamsyah. Ia mengatakan, selain mengamankan ketujuh wanita.

Polisi juga mengamankan barang bukti tiga botol minuman keras jenis bir yang diduga dikonsumsi oleh wanita penghibur dan pengunjung tersebut.

Dijelaskan Kasat Intel saat operasi, tujuh wanita penghibur dan lima pengunjung masing-masing berinisial NT, EN, CA, EL, AF, NR, dan IN.Dengan mudah ditangkap karena tanpa perlawanan.

BACA  Dua ABG Pengedar Sabu Diciduk di Bekas Lokalisasi Tondo Kiri

Begitu pula saat ketujuh wanita penghibur dan barang buktinya dibawa ke Mapolres Palu guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.

“Selanjutnya ketujuh PSK akan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Palu,”ungkapnya.

Kasat menambahkan, razia itu dilakukan untuk mewujudkan wilayah Kota Palu bebas dari pekat, termasuk prostitusi.

BACA  Maling Amplifier Mushola, Remaja di Toili Ditangkap Polisi

“Selain itu juga dilakukan untuk memberi efek jera kepada para pelakunya. Makanya razia ini masih akan terus dilakukan,” katanya seperti dilansir Sultengterkini. (BC-AM).

Tag: , , ,
Next Post

Bupati Taslim Pasang Badan Desakan Penutupan PT IMIP

BUNGKU- Bupati Kabupaten Morowali Taslim pasang badan soal permintaan penutupan sementara PT IMIP yang dilontarkan Ketua DPRD Provinsi Sulteng Nilam sari Lawira (NSL) dan Ketua DPRD Morowali Kuswandi. Dikutif dari Kaili Post, Taslim menyayangkan pernyataan kedua pejabat karena dinilai berbicara tanpa data dan tak paham soal medis seseorang dinyatakan terpapar […]