Polisi Amankan 10 Remaja Nongkrong Waktu Malam

Azis
Razia terhadap sekelompok anak muda melakukan aktivitas malam berkerumun,(istimewa)
Bagikan:

GORONTALO – Sebagian warga Kota Gorontalo, khususnya remaja masih banyak melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari.

Padahal pemerintah dan aparat kepolisian tidak ada hentinya menghimbau dan mensosialisasi agar warga tidak berkerumum.

Namun masih ada saja sekelompok orang yang tak mematuhi himbauan tersebut. Alhasil kelompok anak muda yang masih berada di jalan pada waktu malam hari digiring polisi ke polsek terdekat.

BACA  Terduga Penipuan di Gorontalo Ditangkap di Palu

Suasana itu terlihat, kemarin malam (29/4/2020), sewaktu team Resmob Polda Gorontalo bersama team Sus Street Hunter Polres
Gorontalo Kota melakukan patroli rutin untuk melakukan pembubaran terhadap masyarakat yang berkerumum.

Sedikitnya ada 10 remja diamankan akibat tak mematuhi himbuan tersebut.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada
anak muda yang masih di bawah umur sedang melakukan kegiatan kumpul-kumpul dan memutar musik kencang”, ujar salah satu
anggota timsus Street Hunter Polres Gorontalo Kota.

BACA  Tersandung Penggelapan Mobil, Pria asal Sulteng Diciduk Resmob Polda Gorontalo

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, teamSus Street Hunter bersama Resmob Polda Gorontalo dan di back up langsung
dengan Polsek Kota Tengah langsung menuju ke lokasi.

Alhasil ke 10 remaja itu langsung diamankan beberapa anak tersebut ke Polsek Kota Tengah untuk diberikan pembinaan.

BACA  Polisi Amankan 4 Pemuda, Pesta Sabu di Kos-kosan

“Kami di bantu juga dengan Polsek Kota Tengah langsung mengamankan mereka untuk diberikan pembinaan fisik.

Serta di undang orang tuanya masing-masing untuk diberikan himbauan agar anak-anak tersebut dapat di kontrol dan diawasi”, tegasnya. (BC-AM)

Tag: , , ,
Next Post

Labkes Swab Test Covid-19 Kini Hadir di Sulteng

PALU – Kabar gembira bagi warga Sulawesi Tengah (Sulteng). Pemeriksaan swab test dengan metode PCR untuk mendeteksi infeksi Covid-19. Akhirnya bisa dilakukan sendiri oleh UPT Laboratorium Kesehatan (Labkes) Pemda Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Dengan demikian maka deteksi kasus positif covid-19 akan jadi lebih cepat dengan tingkat keakuratan sampai 100 % […]