Miris! Ibu Kandung Relakan Anaknya Ditiduri Pria Selingkuhannya

Azis
ilustrasi selingkuhan perkosa anak anak(IST)
Bagikan:

MANADO – Sejahat-jahatnya harimau, tak mungkin memakan anaknya sendiri. Pepatah ini tidak berlaku bagi RO alias Rahayu (35) warga Kota Manado.

Yang merelakan anak gadisnya yang masih di bawah umur sebut saja Jelita (nama samaran). Gadis 14 tahun yang menjadi pelampiasan nafsu selingkuhanya FD alias Djakaria (36).

Dilansir dari Sindomanado, dari pengakuan salah seorang saksi yang tidak bersedia namanya dikorankan, aib ini terungkap ketika kemarin (21/7/2020).

Korban Jelita curhat bahwa semenjak bulan April korban telah dicabuli oleh FD selingkuhan dari ibu korban yang diketahui telah tinggal “kumpul kebo” dalam satu rumah.

Mirisnya lagi, perbuatan tidak terpuji tersangka FD diketahui oleh ibu kandung korban namun tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

Bahkan menurut pengakuan korban saat pertama kali dicabuli oleh tersangka FD bulan April silam.

Korban saat diajak berhubungan badan oleh tersangka FD mati-matian melakukan penolakan. Dalam kondisi tak berdaya, ibu kandungnya seakan merestui perbuatan asusila antara selingkuhan dan anaknya tersebut.

“So mo jadi ngana pe papa kwa dia, kase jo,” ungkap korban meniru perkataan ibunya saat itu.

Advertisement

Diketahui perbuatan tidak terpuji tersebut telah dilakukan beberapa kali di rumah RO ibu korban.

Bahkan lebih mirisnya lagi beberapa kali perbuatan tidak terpuji tersebut dilakukan pelaku kepada korban saat sedang tidur dengan ibunya sendiri.

Tidak terima akan kejadian tersebut, korban lantas menceritakan kepada salah satu kerabatnya, dan langsung melaporkan ke pihak Polresta Manado.

Merespon akan adanya laporan tindakan percabulan tersebut Tim Sabhara Rayon Singkil Plug A pimpinan Bripka Kiki Haryono.

Langsung mencari keberadaan tersangka dan berhasil meringkus FD dan RO saat sedang dalam angkot di daerah Politeknik.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan membenarkan adanya laporan tindak pidana asusula tersebut.

“Kedua tersangka telah diamankan di Mapolresta Manado, dan saat ini sedang dalam pengembangan penyidikan. Di unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA)”, pungkas Aruan. (Sindo/BC-AM)).

Advertisement
Tag: , , ,
Berita Berikut

Menantu Durhaka di Banggai, Bunuh Mertuanya dengan Racun

LUWUK – Seorang menantu di Kabupaten Banggai membunuh mertuanya dengan racun di makanan korban. Kesimpulan ini terungkap saat Satreskrim Polres Banggai, menggelar rekonstruksi di Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk, kemarin (22/7/2020) sore. Rekosntruski kasus pembunuhan salah satu warga Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, dengan cara diracun. Tersangka NH alias H (32) warga […]