Bank Bisa Beri DP Nol Persen Kredit Rumah dan Mobil Mulai 1 Maret

Azis
mobil di jual (F:isT)
Bagikan:

JAKARTA – Bank Indonesia atau BI menyebutkan tak semua bank bisa menerapkan kebijakan pembebasan uang muka atau DP Nol Persen untuk kredit kendaraan per 1 Maret 2021 mendatang.

Untuk memitigasi risiko yang akan muncul di kemudian hari, bank sentral mengatur hanya bank dengan rasio kredit macet atau (NPL atau NPF) kurang 5 persen yang bisa memberi relaksasi kredit tersebut.

Tak hanya kredit kendaraan bermotor, BI juga melonggarkan rasio loan to value (LTV)/financing to value (FTV) untuk kredit dan pembiayaan properti menjadi 100 persen. Dengan begitu, konsumen tidak perlu membayar DP saat membeli properti secara kredit.

Gubernur Bank Indonesia
Perry Warjiyo (F:ist)

Pelonggaran ini pun berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai 31 Desember 2021. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers yang digelar kemarin.

Khusus untuk penyaluran kredit properti, bank dengan NPL atau NPF di atas 5 persen akan tetap dapat pelonggaran, namun hanya di kisaran LTV 90 persen hingga 95 persen. Dalam hal ini konsumen perlu membayar DP sebesar 5 persen hingga 10 persen.

Advertisement

“Kecuali, untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun pertama. Kalau pertama untuk tipe 21 semua sama, yakni 100 persen,” kata Perry, Kamis, 18 Februari 2021.

Dari laporan keuangan keempat tahun 2020, berikut 9 bank besar yang memenuhi kriteria Bank Indonesia diurutkan berdasar angka NPL tertinggi, yakni:

Bank NPL
BTN 4,37 persen
BNI 4,25 persen
CIMB Niaga* 3,89 persen
Bank Permata* 3,78 persen
Bank Mandiri 3,29 persen
Bank Panin* 3,05 persen
BRI 2,99 persen
Danamon 2,84 persen
BCA 1,79 persen
Sumber: laporan keuangan perusahaan per kuartal keempat 2020. (okezone/BC-AM)

Advertisement
Tag: , , ,
Berita Berikut

Propam Akan Tes Urine Seluruh Anggota Polisi

JAKARTA – Divisi Propam Polri berencana akan menggelar operasi tes urine ke seluruh Polres dan Polsek di Indonesia. Hal itu merupakan buntut dari terungkapnya Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang diduga mengonsumsi narkoba. “Terus berikutnya, kami akan melakukan operasi cek urine. Polres-Polres yang ada ini. Semua seluruh Indonesia,” kata Kadiv […]