Anggaran Rp 25,2 M Perbaiki 1.260 Rumah di Gorontalo

Azis
Bagikan:

GORONTALO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran Rp 25,2 miliar untuk perbaikan rumah di Gorontalo.

Tahun ini, sebanyak 1.260 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bakal dapat bantuan bedah rumah.

“Pada 2021 target alokasi Program BSPS di Provinsi Gorontalo sebanyak 1.260 RTLH,” ujar Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo.

Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Alwi Mahdali dalam keterangan tertulis, Senin, (26/04/21).

Alwi menjelaskan, sebanyak 1.260 kepala keluarga (KK) yang memiliki rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Gorontalo mendapatkan bantuan sebesar Rp 20 juta.

Rinciannya, Rp 17,5 juta berupa dana untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk pembayaran upah tukang.

“Total bantuan BSPS (yaitu) sebesar Rp 20 juta per penerima bantuan yang dialokasikan pada pembelian bahan bangunan sebesar Rp 17,5 juta dan pembayaran upah tukang sebesar Rp 2,5 juta,” jelas Alwi.

Untuk diketahui, bantuan bedah rumah yang tersebar di kabupaten kota yang ada di Provinsi Gorontalo tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Advertisement

Untuk alokasi di Kabupaten Gorontalo sebanyak 750 unit, Kabupaten Gorontalo Utara sebanyak 250 unit, serta sisanya sedang menunggu hasil pemantauan di lapangan guna mengecek kesiapan calon penerima bantuan.

Pada dasarnya, program BSPS merupakan stimulan dari pemerintah agar masyarakat bisa membangun rumahnya menjadi layak huni secara berswadaya dan berkelompok.

Oleh karena itu, menurutnya Kementerian PUPR juga menunjuk Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk mendampingi masyarakat dalam membangun rumah mereka.

Pendampingan

Sementara untuk rencana pemenuhan rumah layak huni kedepan, Ditjen Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan telah melakukan pendampingan.

Pembentukan kelompok kerja (pokja) dan pembuatan dokumen Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP).

“Nantinya arah pengembangan kawasan permukiman ke depannya lebih terarah dan tepat sasaran. Kami berharap penerima bantuan Program BSPS bisa memanfaatkan bantuan ini.

Untuk bisa mewujudkan keinginan masyarakat untuk memiliki rumah yang nyaman dan layak huni,” tandas Alwi.(TR-01/Kcm/Mdc).

Advertisement
Tag: , , , ,
Berita Berikut

Gubernur Longki Titip Empat Pesan, Saat Melantik Pasangan Bupati Touna dan Morut

PALU- Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola M.Si. Secara resmi melantik dan mengambil sumpah pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-una Mohammad Lahay, SE, MM-Ilham SH. Serta Bupati-Wakil Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarron Hehi Mars-H. Djira K. S.Pd, M.Pd. Berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri No. 131.72-1097 […]