Kejari Bidik Tiga Kepsek di Poso

Azis
Bagikan:

POSO- Kejaksaan Negeri Poso bidik tiga kepala sekolah lainnya yang ada di Poso terkait dengan dana komite.

Hal itu terungkap saat Kejaksaan negeri Poso melakukan konferensi pers terkait dengan eksekusi putusan kepala SMA negeri 1 Poso belum lama ini.

Kepala Kejaksaan Negeri Poso, LB Hamka, menjelaskan selain Hasbollah. Pihaknya juga  masih menunggu hasil putusan MA terhadap tiga Kepala Sekolah lainnya di Poso.  Yang terseret kasus serupa masing-masing adalah Drs Mustar Polango, Drs Suaritno dan Dra Aljufri S. Mahmud.

Sementara terkait kasus yang menyeret Kepsek SMA Negeri 1 Poso, Kejari menjelaskan. Perbuatan terpidana adalah menetapkan aturan pungutan dana PPP/Komite, pungutan pembayaran biaya pendaftaran siswa/siswi baru.

Advertisement

Serta pungutan bimbingan belajar/les yang mana dalam komponen biaya tersebut, ada item tunjangan yang berbentuk uang, yang dinikmati secara pribadi oleh terpidana.

Diakuinya, selain bertentangan dengan peraturan pemerintah nomor 48 Tahun 2008.  Dan nomor 17 tahun 2010. “Hasbollah  juga melanggar peraturan Mendikbud RI nomor 75 tahun 2006,”ungkapnya.

Dan peraturan gubernur Sulteng nomor 10 tahun 2017 dan petunjuk teknis pelaksanaan peraturan gubernur Sulteng nomor 10 tahun 2017.(MAL/BC-AM).

Advertisement
Tag: , ,
Berita Berikut

Mulai Besok Dilarang Mudik, Bagi ASN Sanksi Tegas Menanti

PALU- Mula besok 6 -17 mei dilarang mudik. Keputusan ini diputuskan dalam rapat Forkopimda yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah Drs Longki Djanggola,Msi Bertempat di Pogombo, (4//5/2021). Selain itu dalam rapat Forkopimda, Gubernur yang dampingi Wakil Gubernur Dr. Rusli Dg. Palabbi, SH, MH. Mengharapkan seluruh OPD Pemda dan Instansi Vertikal agar […]