Negara Rugi Rp 623,6 juta, Mantan Kades Katu Gunakan Dana Desa untuk Pribadi

Azis
Bagikan:

PALU- Mantan Kepala Desa Katu Ferdinan Lumeno didakwa merugikan Negara Rp 623,6 juta. Dalam dugaan korupsi penyalahgunaan APB-des 2019. Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dakwaan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasyim, pada sidang dipimpin Ketua majelis hakim Muhammad Djamir. Di Pengadilan Negeri Klas 1 A PHI/Tipikor/ Palu, dilansir MAL Selasa (4/5/21).

Hazairin menguraikan, berdasarkan APB-des 2019 desa Katu sejumlah Rp 1,5 miliar. Dengan rincian dana desa (DD) Rp 900,2 juta. Alokasi dana desa (ADD) Rp 534,7 juta, bagi hasil pajak Rp 19,8 juta, pendapatan lain Rp 60,4 juta.

Dalam APB-des tersebut terdapat kegiatan fisik antara lain, pembangunan jembatan gantung 35 m Rp 318,4 juta, pembangunan plat deucker dua unit Rp 23 juta.

Kemudian pembangunan rabat beton 150 m dan 50 m sejumlah Rp 104,9 juta, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 1.200 meter sejumlah Rp338,3 juta.

Untuk kegiatan tersebut telah dibuatkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pekerjaan fisik telah dilaksanakan 100 persen.Padahal kenyataan sebagian tidak dikerjakan (fiktif).

Advertisement

Pembangunan jembatan gantung dan pembangunan jalan usaha tani tidak ada fisiknya, pembanguna dua unit plat deucker tidak sesuai RAB, pembangunan rabat beton hanya dikerjakan 151 meter.

Keseluruhan dana tidak dapat dipertanggungjawabkan dipergunakan pribadi atau keperluan lain oleh terdakwa.

Akibat perbuatan terdakwa merugikan keuangan Negara Rp 623,6 juta.

Perbuatan terdakwa Ferdinan Lumeno diancam dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sementara dakwaan subsidiair Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.(MAL/BC-AM)

Advertisement
Tag: , , ,
Berita Berikut

Gubernur Longki Pamit ke Forkompimda Masa Jabatan Berakhir Bulan Depan

PALU- Gubernur Sulteng Longki panitan ke Forkopimda Sulteng. Hal itu terungkap dalam rapat Forkopimda membahas membahas pengamanan menjelang Perayaan Idul Fitri 1442 H dan Penanggulangan Covid-19. Bertempat di Pogombo, (4//5/2021). Kegiatan ini ternyata menjadi momen terakhir bagi Gubernur Sulteng Drs Longki Djanggola, Msi memimpin rapat Forkopimda. Sehingga itu selain meminta […]