HP Briptu Rully yang Tewas di GORR Diperiksa Bareskrim Pakai Cellebrite

Azis
Briptu Rully semasa hidup . (Foto: Istagram)
Bagikan:

GORONTALO – Handphone (HP) milik Briptu Rully Firmansyah, korban tewas di jalan GORR diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa di laboratorium forensik (labfor) menggunakan alat Cellebrite.

Polda Gorontalo menyatakan telah menugaskan Tim 2 untuk membawa ke Bareskrim Mabes Polri. Selain ke Bareskrim Mabes Polri,

Polda Gorontalo menugaskan Tim 1 untuk membawa barang bukti (BB) lain ke labolatorium forensik Makassar untuk diperiksa lebih lanjut.

“Tim dibagi 2, Tim 1 ditugaskan membawa barang bukti ke labolatorium forensik Makassar, Tim 2 membawa HP (Briptu Rully) ke Bareskrim untuk Cellebrite,” kata Wahyu, belum lama ini.

Sementara itu memasuki pekan kedua kematian Briptu Rully Firmansyah di dalam mobil operasional Ditlantas dengan luka tembak di dada sebelah kiri. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini.

Dugaan sementara Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo Nur Santiko, motif Briptu Rully nekat bunuh diri karena persoalan asmara.

Muslih, ayah kandung dari Briptu Rully mengatakan selama ini anaknya tak pernah mengeluh. Dia pun ragu bila anaknya sedang memiliki masalah.

“Selama ini tidak pernah ada sedikitpun mengeluh persoalan yang terjadi. Ibaratnya kalau ada hujan pasti ada mendung. Ini nggak ada mendung, hujan gitu loh, itu yang kita pertanyakan sampai saat ini,” ujar Muslih dilansir DetikJateng, kemarin (30/03/23).

Evakuasi korban saat kejadian (Istiimewa)

Iptu (purnawirawan) Muslih yang pernah menjadi penyidik ini mengaku, masih membutuhkan waktu untuk berpikir apa yang akan dilakukan terkait kematian anak bungsu dari tiga bersaudara tersebut.

“Nanti saya masih akan berpikir kejanggalan-kejanggalan yang saya alami terhadap anak saya untuk membuktikan kebenarannya, ini masih pendalaman masih koordinasi,” ujar Muslih.

Soal Asmara

Soal asmara, Muslih menyebut tak mengetahui secara jelas masalah anaknya itu. Namun, dia menyampaikan jika Briptu Rully memiliki kekasih dari sesama anggota Polri yang bertugas di Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

Briptu Rully sempat berkonflik dengan kekasihnya. Konflik tersebut diduga hanya karena mereka memiliki kesibukan yang padat.

“Kalau tunangannya itu kan juga memang pernah datang ke sini, dan saya juga pernah melamar ke sana. Konflik itu kan konflik pribadi, saya tidak bisa menyimpulkan. Kalau saya duga itu ya karena saling sibuk sendiri, karena calonnya itu kan Densus 88 kalau anak saya di ajudan,” kata Muslih.

Muslih juga mengungkapkan, Briptu Rully tak pernah bercerita sedang memiliki masalah. Padahal, biasanya Briptu Rully bercerita ketika ada masalah. Bahkan, Briptu Rully punya kedekatan dengan Kapolda Gorontalo Irjen Helmy Santika

“Kalau ada apa-apa sih ngomong, orangnya pokoknya dekat dengan beliaunya (Kapolda Gorontalo),” ungkap Muslih.

Sementara itu Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti memastikan memonitor penanganan kasus tersebut. Berdasar informasi yang diterima Kompolnas hingga kemarin,

Polda Gorontalo masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab dugaan bunuh diri tersebut. ”Juga sedang dilakukan otopsi jenazah,” ungkap dia saat diwawancarai Jawa Pos kemarin.

Menurut Poengky, penyelidikan tersebut sangat penting untuk mengungkap dan mengetahui penyebab kematian personel Polri yang tengah dalam bawah kendali operasi (BKO) Bareskrim ke Polda Gorontalo.

”Kompolnas akan mengirimkan surat klarifikasi ke Polda Gorontalo terkait kasus itu dan penanganannya,” kata dia. Pihaknya ingin kasus tersebut diproses secara profesional dengan dukungan scientific crime investigation.

”Serta disampaikan kepada publik secara transparan,” tambahnya.(Mg-02/JP/Dtc).

Tag: , , , ,
Next Post

Ternyata ini Alasan Sehingga Darmin Diberhentikan dari Ketua DPD II Golkar Poso

PALU-Alasan diberhentikannya Darmin Sigilipu sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Poso. Menurut Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng, H. Moh. Arus Abdul Karim didasari oleh masukan dari sejumlah ketua dan sekretaris Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se Kabupaten Poso. ‘Bahwa sosok Darmin Sigilipu tidak layak lagi menjadi pemimpin Golkar […]