Tolak UU Ciptaker, Demo di DPRD Provinsi Gorontalo Ricuh, Satu Polisi Luka

Azis
Demo UU Cipta Kerja di Gorontalo ricuh.(Istimewa)
Bagikan:

GORONTALO – Demonstrasi mahasiswa menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Kantor DPRD Gorontalo berujung ricuh.

Mahasiswa dan polisi terlibat saling dorong hingga terjadi insiden fasilitas pagar rusak hingga satu polisi luka kena lemparan batu.

Dari pantauan, aksi demonstrasi mahasiswa awalnya berjalan damai. Aksi dimulai sekitar pukul 15.30 Wita.

Terlihat masa aksi mencoba meluapkan kekecewaannya terhadap di sahkannya UU Ciptaker di tandai dengan pembakaran ban di halaman kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

BACA  Pembunuhan JDS Istri Tewas Ditangan Suami

Namun selang 30 menit, massa aksi memaksa masuk ke kantor DPRD Gorontalo. Massa ingin bertemu dengan anggota dewan.

“Pak, kami mahasiswa Gorontalo ingin ketemu anggota dewan,” kata seorang mahasiswa di lokasi.

Sebelumnya Kapolres Gorontalo kota hadir langsung di tengah masa Aksi untuk menenangkan masa.Namun kehadiran Kapolres tidak di indahkan masa. Masa tetap mencoba masuk ke dalam gedung.

salah satu anggota pengamanan terkena lemparan batu yang mengenai wajahnya..(Isti)

Massa aksi kemudian melempar batu ke arah aparat. Aparat langsung memukul mundur massa aksi keluar dari halaman Kantor DPRD Gorontalo.

BACA  Ayo Buruan Banjir Diskon di Makro Dept Store

“Torang mo maso pak, torang tidak ada kepentingan dengan kepolisian, kami hanya ingin bertemu wakil rakyat yang terhormat itu,” Ucap Masa aksi.

Massa yang sempat mundur berusaha masuk ke halaman kantor DPRD Gorontalo kembali.

Namun massa bisa dihalau aparat. Massa kocar-kacir hingga ada yang nekat melompat pagar. Pagar kantor DPRD Gorontalo pun roboh.

“Masa aksi mohon tetap kondusif, jangan anarkis dan jangan terprovokasi,” imbau Kapolres kepada masa.

BACA  Muhammadiyah Menetapkan 28 Juni Hari Raya Idul Adha Berikut Lokasi Sholat Idul Adha di Gorontalo

Aparat kepolisian yang berjaga pun terlibat aksi dorong dengan masa membuat kapolres ikut terdorong. Aksi lempar batu ke arah polisi pun terjadi, beberapa masa aksi mencoba memprovokasi dengan melemparkan batu ke arah petugas keamanan.

Hingga salah satu anggota pengamanan terkena lemparan batu yang mengenai wajahnya.

Melihat hal itu, pihak kepolisian terpaksa memukul mundur masa aksi untuk meredam kekacauan yang terjadi.(mg-02)

Tag: , , ,
Next Post

Tegah Aniaya Anak Kandung, Ayah di Bitung Diringkus Polisi

BITUNG – ML (39) warga Bitung Provinsi Sulut tegah menganiaya anak kandungnya yang baru berusia 1 tahun 6 bulan. Karena tersulut emosi saat anak perempaunnya menangis.Dan mencari ibu kandungnya yang sementara berada di rumah tetangga usai bertengkar dengan pelaku. Akibat tindakan kekerasan itu, Tim Resmob Polres Bitung mengamankan pelaku saat […]