Viral Paus Orca Muncul di Laut Bolsel Sulut, Penyelam Gorontalo Sempat Diikuti

Azis
Orca atau paus pembunuh saat muncul di permukaan laut (Foto: iStock/Ilustrasi)
Bagikan:

MANADO – Paus Orca atau paus pembunuh tiba-tiba muncul di laut Sulawesi Utara tepat di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Momen itu dibagikan oleh Reinhard Santoso dan Ribka Malise dalam akun media sosial Instagram pribadi mereka. Kabar ini menjadi viral di media sosial.

Dilansir CNN, dalam video yang diunggah akun @reinhardsantoso dan @ribka.malise, tampak mereka tengah menyelam di kedalaman laut, sebelum akhirnya menyadari beberapa meter di hadapan mereka ada sekelompok Orca tengah berenang dengan anggun.

Setidaknya tampak tiga ekor Orca yang terekam kamera penyelam. Ketiganya terlihat sedang menggoyangkan tubuh mereka di dalam perairan sambil mengabaikan keberadaan para penyelam yang melihat mereka.

Reinhard menggambarkan pertemuannya dengan Orca sebagai momen keajaiban murni. Dia mengaku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata setelah memperoleh pengalaman melihat langsung Orca di perairan Sulawesi Utara.

Selanjutnya Ribka Malise dalam kolom komentar mengungkapkan rasa syukurnya dapat melihat langsung Orca berenang di lautan, terlebih lagi di perairan Sulawesi Utara. “We are super grateful,” tulisnya.

Penyelam Gorontalo

Sementara itu dikutif dari Tribun, yang melihat munculnya tiga ekor paus pembunuh atau killer whale (Orcinus orca) adalah sejumlah penyelam asal Gorontalo.

Penyelam tersebut berjumlah 7 orang. Mereka dipimpin oleh seorang instruktur selam bernama Doddy Finalosa Yusuf. Yang merupakan anggota Satuan Brimob Polda Gorontalo.

Penyelam asal Gorontalo tak sengaja bertemu paus pembunuh di perairan Bolsel, Sulawesi Utara.(istimewa)

Pertemuan dengan paus orca tersebut terjadi pada hari kedua mereka menyelam. “Kami bertemu orca pada hari kedua penyelaman tanggal 26 April 2023 pada kedalaman 20 meter,” ujar Doddy, Kamis (04/05/23).

Doddy mengatakan, mereka menyelam sejak Selasa (25/4/2023) di laut Bolsel, spot penyelaman ini sudah lama dikenal para penyelam sebagai tempat terbaik untuk menyelam. Di spot ini terdapat banyak jenis dan individu ikan, termasuk jack fish atau kuwe, napoleon, hingga hiu.

“Pada hari kedua kami turun menyelam fun dive di tempat yang sama, tiba-tiba dari arah kanan muncul 3 ekor orca. Kemungkinan ini satu keluarga, induk betina, jantan dan seekor anaknya,” tutur Doddy.

Ia mengidentifikasi orca ini berdasarkan ukuran tubuhnya, seekor yang lebih kecil diduga merupakan anak kedua induk yang memiliki tubuh lebih besar.

Disangka ikan pari atau manta ray

Awalnya, kedatangan orca ini disangka ikan pari atau manta ray karena ukurannya yang besar. Namun setelah lebih jelas terlihat ternyata ini orca atau paus pembunuh. Mamalia laut yang bagi banyak orang sering disaksikan dalam tayangan hidup di perairan dingin.

“Kami ada rasa kaget, takut, dan takjub karena berjumpa langsung dengan orca di dalam laut. Selama 18 tahun menyelam, nanti ini ketemu orca,” tutur Doddy.

Untuk menjaga agar satwa ini tidak kaget, para penyelam merapatkan posisi ke terumbu karang. Posisi ini juga sebagai sikap waspada jika orca tiba-tiba menyerang. Sebab, jika orca meyerang, para penyelam bisa berlindung di karang.

Kehadiran orca di sekitar mereka ini tidak disia-siakan, para penyelam ini langsung mengabadikan dengan video.

Tidak lama setelah menghilang dalam jarak pandang yang jauh, 2 ekor kawanan orca ini kembali datang di sekitar mereka seakan untuk mengamati dan memastikan para penyelam ini bukan ancaman.

“Sebelumnya kami memiliki referensi dari orang yang lebih berpengalaman yang mengatakan orca merupakan satwa cerdas, jika bertemu disarankan untuk menghindar,” ucap Doddy.

Tidak hanya itu saat mereka menaiki kapal untuk kembali, orca ini mengikutinya di sisi kanan dan kiri sambil sesekali meloncat di atas permukaan air.

Sebenarnya ini bukan kemunculan pertama Orca di perairan laut Indonesia. Kemunculan paus pembunuh pertama kali terlihat pada bulan April 2020 di perairan Anambas, Kepulauan Riau.

Kemudian penampakan Orca selanjutnya di pesisir Pantai Desa Wureh, Flores Timur dan di perairan Biak Numfor, Provinsi Papua pada bulan 21 Juni 2020. Berikutnya pada Rabu, 24 Juni 2020 Paus Orca kembali terlihat di perairan Inobonto, Sulawesi Utara.  (CNNindonesia/Tribun/BC-AM).

Tag: , , , ,
Next Post

Tiga Korban Tewas Akibat Bus Masuk ke Jurang di Kebun Kopi Parimo Berasal dari Riau, Ponorogo dan Manado

PARIGI – Korban tewas kecelakaan Bus Rappan Marannu yang mengangkut 32 santri Gontor masuk ke jurang di kawasan Pegunungan Kebun Kopi. Tepatnya di KM 5 Desa Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu malam (03/05/23). Ternyata tiga orang penumpang tewas adalah Muhammad Rizki Pratama berasal dari Riau, Erlangga Agustian dari […]