Camat dan 19 Kepala desa Ampana Tete Buat Petisi Keberatan, Sebut Hoax Tudingan Pungli

Azis
Camat dan 1q9 klades luruskan pemberitaan hoax(Istimewa)
Bagikan:

AMPANA – Camat bersama 19 Kepala desa di wilayah Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-una mengeluarkan Petisi. Klaim  tudingan korupsi saat HUT Ke – 58 Ampana Tete , sebagai pemberitaan hoax.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap informasi yang diduga kurang berimbang disampaikan melalui pemberitaan disalah satu media siber, dan yang beredar di media sosial.

Adapun isi petisi yang dibacakan oleh Kepala desa Pusungi Mahmut yang ditanda tangani 19 kepala desa tersebut yakni menolak :

1.Terkait informasi di media atas dugaan Pungli ratusan juta yang diduga diambil dari anggaran  APBDdes anggaran 2023.

2. HUT   tersebut disebut diduga ada indiksasi Pungli

Camat Luruskan

Selanjutnya Camat Ampana Tete, Asrin W Soga mengatakan. pihaknya meluruskan. Apa yang disampaikan di media belum lama ini.  Terkait informasi Pungli di HUT Ke – 58 Ampana Tete yang mengunakan dana APBDes 2023.

 

Pembcaaan deklarasi penolakan atas pemberitaan hoax HUT Ampana Tete ada korupsi.(Istimewa)

“Apa yang disampaikan dalam pemberitaan itu, saya dan keluarga dan bahkan kepala desa. Merasa terguncang mental.

Mending kami dipukul ,jangan terguncang mental,”Ucap Asrin di Warkop Tanambi Ampana, Selasa (01/07/ 2023).

Camat menilai dalam informasi pemberitaan itu kurang berimbang dan tanpa konfirmasi pihak terkait panitia pelaksana kegiatan.

Ia menambahkan dari pihak 19 kepala desa pun siap bertangung jawab jika ada dugaan dana APBDes 2023 desa yang digunakan.

” Untuk itu dari 20 kepala desa minus 1 desa membuat petisi atas keberatan. Dalam artian keterkaitan kami dalam berita Pungli itu,” bebernya.

Bahkan menurutnya setelah petisi ini pihaknya akan melakukan upaya hukum. Dengan melakukan gugatan terkait dengan kompeten jabatannya..(Gatot).

Tag: , , ,
Next Post

Tiga Masjid di Kota Palu Jadi Sasaran Aksi Curanmor: 2 Motor Jemaah Raib

PALU – Kewaspadaan perlu ditingkatkan. Aksi Pencurian Motor alias curanmor marak terjadi di sejumlah Masjid di Kota Palu. Bahkan hanya dalam waktu 24 jam, aksi curanmor terjadi di tiga Masjid berbeda. Dalam melancarkan aksinya, pelaku mengincar motor jemaah yang diparkir di halaman Masjid. Dilansir Tribun, Aksi curanmor yang pertama terjadi […]