Tiga Kurir Sabu Diringkus Aparat Polda Sulawesi Tengah

Azis
penangkapan kurir narkoba aparat Subdit III Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng (hmspol)
Bagikan:

PALU- Tiga kurir narkoba jenis sabu   diringkus aparat Subdit III Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng). Keduanhya bernisial MR (34), R (27) Dan R  (27) ditangkap di lokasi dan tempat terpisah.

Kejadian ini dibenarkan Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Polisi Dasmin Ginting. Dimana menurutnya, penangkapan pertama terhadap dua kurir itu. Bernama MR (34).

Merupakan warga Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Dan R (27) asal Kelurahan Pelawa Baru Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong.

“Keduanya ditangkap pada Jumat 25 Agustus 2023 malam sekira pukul 21.30 Wita. Tepatnya  di Jalan Trans Sulawesi, Desa Nupabumba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala,” ungkapnya, Jumat (08/09/2023).

Saat penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa lima paket sabu-sabu seberat bruto 251,70 gram.

Kemudian telepon genggam Oppo, sebuah tas warna hitam, dua plastik tempat penyimpanan narkoba. Dan mobil Avanza warna putih bernopol DN 1032 IC.

Sehari Sebelumnya

Sehari sebelumnya tepatnya pada Kamis (24/8) sekira pukul 11.30 Wita, personel Subdit III Ditres Narkoba Polda Sulteng juga meringkus seorang kurir sabu-sabu.

Kurir itu bernama S (34), warga Jalan Durian, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu di Jalan Zebra V Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan.

Dari tangan tersangka S polisi mengamankan satu paket sedang sabu-sabu seberat 46,68 gram, telepon genggam Oppo, dan sepeda motor Yamaha Fino.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka itu ditahan di Mapolda Sulteng dan dikenakan pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(BC-hms-pol)

Tag: ,
Next Post

Pembacok Polisi di Gorontalo Tewas Didor

GORONTALO – MH (47) warga kelurahan tenda Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo. Tersangka pelaku pembacokan anggota polisi hingga membuat korban mengalami luka robek di perut dan jari tanganya. Akhirnya meninggal dunia saat dilumpuhkan polisi dengan timah panas. Karena melawan ketika hendak ditangkap di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo “Saat hendak […]