Densus 88 Sita Barang Bukti Terduga Teroris Palu, AR Berasal dari Poso, Bekerja Sebagai Pengantar Koran

Azis
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita sejumlah barang bukti dari rumah terduga jaringan teroris berinisial AR di Jl Tombolotutu, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore Palu.(F:istimewa).
Bagikan:

PALU – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita sejumlah barang bukti (babuk) dari rumah terduga jaringan teroris Palu berinisial AR.

Yang berada di Jl Tombolotutu, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, kemarin (14/11/2023).

Dihimpun dari sejumlah sumber, Penggeledahan itu di saksikan langsung oleh Ketua RW 03, Burhan.

Barang bukti yang disita Densus 88 di rumah terduga jaringan teroris itu.  Berupa dua buku rekening BRI dan satu rekening BNI, 4 buku-buku bacaan. Serta  1 unit handphone, sebilah parang panjang serta 2 hardisk.

Selanjutnya kata Burhan, saat penggeledahan itu, Densus 88 awalnya langsung bertanya kepada istri AR tentang keberadaan handphonenya.

“Ibu yang ada disitu mengaku sebagai istrinya, ditanya sama aparat hpnya itu yang utama, katanya di dalam kamar hp itu.  Namun dicari tapi tidak ada. Kemduian  dicari kerumah belakang (rumah ibu dari istri terduga pelaku),” ucapnya dilansir Tribun.

Kata Burhan, dari informasi dari warga sekitar bahwa terduga pelaku ini sering melakukan ibadah berjamaah di mesjid.

“Menurut informasi tetangga tadi, dia (AR) rajin pergi sholat jamaah di mesjid, nah saya juga sering ke mesjid, mungkin kalau liat orangnya, saya tau,” ujarnya.

Lanjut Burhan, warga sekitar juga menyatakan bahwa terduga pelaku ini bekerja sebagai pengantar koran.

“Banyak tadi bukti-bukti pembayaran juga yang dilihat sama polisi tapi itu tidak di ambil. Saya sebenarnya tidak tau kasus apa ini.

Saya dapat informasi awal dirumah saat polisi sebelum menggeledah katanya narkoba.  Tapi pertanyaan banyak menjurus seperti buku apa yang di baca,” tuturnya.

Densus 88 juga sempat menanyakan kepada istri terduga pelaku teroris tentang siapa-siapa saja yang sering datang kerumah tersebut.

“Katanya istrinya teman-teman AR yang dari Poso sering datang. Kalau tidak salah juga AR ini dari Poso,” jelasnya.

Dia menambahkan, istri terduga pelaku teroris ini berpesan kepada aparat kepolisian untuk menjaga suaminya tersebut.

Menangkap Empat Orang

Adapun diberitakan sebelumnya, Densus 88 juga telah menangkap 4 orang terduga jaringan teroris.

Keempat terduga pelaku jaringan teroris itu merupakan warga di Kabupaten Morowali Utara (Morut) dan Kabupaten Poso pada Jumat (27/10/2023).

Diketahui, satu diantara empat orang terduga jaringan teroris berinisial IA alias AJ itu bekerja sebagai tukang sensor di Desa Malino Jaya, Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morut.

Bahkan, saat dilakukan penangkapan di rumahnya, tim Densus 88 mendapatkan 1 pucuk senpi AK 47 dan magazine berisi 10 butir amunisi kaliber 7,2 milimeter beserta tas sejata berwarna loreng.

Kemudian, 1 buah botol warna merah berisikan 72 butir amunisi AK 47 kaliber 7,2 milimeter dan 2 buah handphone.

Seluruh barang bukti itu telah diserahkan kepada Ipda Reynald Pilongo dan di saksikan 2 orang warga berinisial TK dan WT.

Hasil pendalaman dari IA alias AJ, Densus 88 kembali berhasil menangkap 3 orang berinisial RM, DH, HL di Kelurahan Kayamanya dan Moengko, Kabupaten Poso dengan hari yang sama pada pukul 19.00 wita.(Trib/Ikram)

Tag: , , , ,
Next Post

Mahasiswa IAIN asal Palopo Sulawesi Selatan, Tewas Lakalantas di Gorontalo

GORONTALO- Seorang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Gorontalo asal Kabupaten Palopo Sulawesi Selatan (Sullsell), tewas lakalantas.  Saat insiden tabrakan motor tepatnya di pintu belakang Sport Center Limboto. Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo, belum lama ini. Kejadian yang terjadi, sekitar pukul 17.35 Wita. Korban bernisial FM (19. Meninggal […]