14 Pria Tersandung Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak 13 Tahun, Diiringkus Polres Banggai

Azis
Sebanyak 14 pria yang terlibat kasus pencabulan dan persetubuhan bocah 13 tahun yang diamankan Polres Banggai (F:Polres Banggai)
Bagikan:

LUWUK (radarposo) – Kasus pencabulan dan persetubuhan bocah 13 tahun, Polres Banggai, Sulteng amankan 14 pria.

Kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur tersebut terjadi di empat lokasi. Atau tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai.

Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, menjelaskan. Dari 14 orang tersangka tersebut diuraikan menjadi lima kelompok.

Yang pertama dilakukan oleh ZAD (16), ARB (20), RTS (19) dan AL (19).  Terjadi pada November 2023 sekira jam 00.30 Wita di belakang rumah Ima.

Selanjutnya masih di November 2023 pada pukul 17.00 Wita bertempat di belakang rumah Ima.  Hal serupa kembali terjadi, kali ini pelakunya adalah YS (20) dan RP (20).

“Kejadian ketiga pada Januari 2024 dengan tersangka FH (16), MF (16), DUL (17) dan MAB (18).  Dengan TKP pondok milik Papa Is,” bebernya.

Kasat mengungkapkan, kejadian keempat terjadi pada Maret 2024 jam 21.30 Wita di gudang bekas batu pica di Kecamatan Kintom.

Dengan tersangkanya berinisial FD (23), seorang oknum Satuan Polisi Pamong Praja.

“Terakhir yaitu SS (16), MH (19) dan ARB (20) yang dilakukan pada Minggu (28/4/2024) sekira jam 07.00 Wita. Bertempat di Pondok kebun milik Rahadian,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam menangani kasus ini semua pelaku berhasil ditangkap pada Selasa (30/4/2024) sekira pukul 09.00 Wita.

“Motifnya karena ingin coba-coba, nafsu dan sering menonton adegan porno dihandphone dalam pergaulan sehari-hari,” tuturnya.

Para tersangka ini dikenakan pasal 81 ayat 1 dan 2, pasal 82 ayat 1 UU RI No 17 tahun 2016 dengan ancaman pidana 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (Madro).

Tag: , , , ,
Next Post

Panitia Minta Maaf Ke Masyarakat Duyu, Paskah Oikumene Tanpa Izin Akhirnya Aman dan Sukses

PALU (radarposo)- Panitia Pelaksana Paskah Oikumene Gereja-gereja se Sulawesi Tengah, meminta maaf, perihal pelaksanaan kegiatan di stadion Gawalise kota Palu, Jumat (03/04/2024). Ditemani Oleh H.Husen Habibu, Ketua Panitia Hendrik Gary Lianto dimediasi oleh pimpinan Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Habib Sholeh Al Aydrus. Permintaan maaf kepada masyarakat Duyu itu disampaikan langsung […]