Komplotan Curanmor Beraksi di Poso, Enam Pelaku Diringkus Sat Reskrim Polres Poso

Azis
Pelaku dan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan Polres Poso (F:hms-pol)
Bagikan:

POSO (radarposo) – Komplotan pencurian bermotor (Curanmor) beraksi diwilayah Kabupaten Poso sepanjang Januari hingga April 2024.

Kaitan dengan kasus ini Polres Poso berhasil menangkap enam pelaku satu diantaranya warga Poso.

Pengungkapkan kasus ini dibenarkan Waka Polres Poso, Kompol. Basrum Sychbutuh press conference, belum lama ini.

“Operasi yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Poso, terungkap bahwa jaringan ini.

Terdiri dari beberapa pelaku yang memiliki peran masing-masing dalam aksi kejahatan tersebut,” ungkap Waka Polres Poso,

Didampingi Kasi Humas, AKP Basirun Laele dan KBO Reskrim, Ipda Habibi, Wakapolres menjelaskan.

Para tersangka melakukan Curanmor dibeberapa tempat di seputaran wilayah Kabupaten Poso.

Adapun inisial tersangka, EF (43), ED (24), H (20), I (28), Z (17). Dan IP (22) merupakan salah seorang penadah atau yang memperjualbelikan barang-barang curian.

Keenam tersangka diamankan sesuai laporan polisi, nomor LP/B/20/III/2024/SPKT/Polres Poso/Polda Sulteng.

“Barang bukti yang kami amankan, 9 unit sepeda motor berbagai merk. Serta STNK, BPKB dan 1 unit mobil avanza yang dipergunakan untuk melakukan modus operandi,” ujar Waka

Polres didampingi Kasi Humas, AKP Basirun Laele dan KBO Reskrim, Ipda Habibi, kemarin (13/5/2024).

Diungkapkannya, para tersangka melakukan aksinya. Dengan cara memantau terlebih dahulu barang yang akan menjadi objek pencurian.

“Setelah merasa aman, baru mereka melakukan aksi kejahatan tersebut,” tukasnya.

Pelaku Curanmor Warga Poso Pesisir

Selain Curanmor secara berkomplotan, kata Kompol Basrum, pihak Reskrim.  Juga mengamankan pelaku Curanmor tunggal yang dilakukan di wilayah kota Poso.

Pelaku inisial ISR (43), warga Poso Pesisir Selatan.

“Semua tersangka ini melakukan aksinya karena desakan ekonomi dan untuk keperluan sehari-hari,” pungkas Waka Polres.

Atas perbuatannya, ketujuh pelaku disangkakan pasal 363 ayat 2 KUHPidana. Jo pasal 65 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara.

Dan pasal 480 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara serta pasal 362 KUHPidanan, ancaman 5 tahun penjara.(Awi/Hms-Pol).

Tag: , , , ,
Next Post

Wujudkan Kelas Mandiri, LPKA PALU - PKBM Mulia Kasih Berikan Metode Demontrasi

PALU (radarposo)  – Wujudkan Kelas Mandiri dan menyenangkan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih terapkan metode demonstrasi, kemarin  (11/05/2024) . Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pendidikan Kegiatan Belajar Mengajar yang dipimpin oleh Marthen selaku guru dari PKBM Mulia Kasih. Bersama […]